Studium General FDIK UIN Mataram Bahas Peluang Karir Lintas Profesi di Era Society 5.0
MATARAM — Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Mataram memotret tantangan sekaligus peluang dunia kerja yang semakin kompetitif di era Society 5.0.
Hal tersebut mengemuka dalam Studium General FDIK UIN Mataram bertajuk “Merespon Peluang Karir yang Kompetitif Lintas Profesi Era Society 5.0” yang digelar pada Kamis, 17 September 2026, di Auditorium UIN Mataram.
Kegiatan tersebut dihadiri civitas akademika FDIK UIN Mataram serta jajaran pimpinan universitas. Studium General menghadirkan Dr. TGH. Buya Muhammad Subki Sasaki, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB, sebagai pembicara.
Turut hadir Wakil Rektor I UIN Mataram Prof. H. Adi Fadli yang mewakili Rektor UIN Mataram, Dekan FDIK Dr. TGH. Lalu Ahmad Zaenuri, jajaran dekanat serta civitas akademika UIN Mataram.
Dunia Kerja Era Digital Tuntut Kompetensi dan Adaptasi
Dekan FDIK UIN Mataram, Dr. TGH. Lalu Ahmad Zaenuri, mengatakan perkembangan teknologi informasi membawa perubahan besar terhadap kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan kompetensi akademik, tetapi juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.
“Dunia kerja di era saat ini menuntut secara ekstra kepada kita semua untuk betul-betul profesional, adaptif dengan kemajuan teknologi informasi. Dunia digital kita memaksa untuk semakin melek kemajuan yang serba cepat,” tegas Lalu Ahmad Zaenuri.
Ia menilai perkembangan era digital juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan lintas profesi.
Karena itu, mahasiswa FDIK didorong untuk tidak hanya terpaku pada satu bidang pekerjaan, tetapi mampu mengembangkan berbagai kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Mahasiswa Diminta Bangun Kompetensi dan Kepercayaan
Sementara itu, Wakil Rektor I UIN Mataram, Prof. H. Adi Fadli, menekankan dua hal penting yang perlu dipersiapkan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja era Society 5.0.
Pertama adalah kompetensi atau keahlian, sedangkan yang kedua adalah kemampuan menjaga kepercayaan.
“Dua hal yang wajib dimiliki oleh mahasiswa FDIK UIN Mataram untuk menyambut dunia kerja saat ini yakni peningkatan kompetensi dan kemampuan menjaga kepercayaan. Ini wajib dan penting menjadi perhatian semua mahasiswa,” ungkapnya.
Menurut Adi Fadli, kompetensi menjadi modal utama agar lulusan mampu bersaing di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja. Namun, kemampuan menjaga kepercayaan juga menjadi bagian penting dalam membangun profesionalitas.
Pesan tersebut menjadi bagian dari refleksi bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sejak berada di bangku perguruan tinggi.
Era Society 5.0 Buka Peluang Lintas Profesi
Perkembangan teknologi digital dinilai tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga membuka peluang baru dalam dunia profesi.
Transformasi digital telah melahirkan berbagai kebutuhan keahlian yang sebelumnya tidak banyak dikenal. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa untuk memiliki pola pikir terbuka, kemampuan belajar berkelanjutan, serta kesiapan beradaptasi.
Melalui Studium General tersebut, FDIK UIN Mataram mendorong mahasiswa agar mampu membaca perubahan dan menjadikannya sebagai peluang pengembangan karier.
Penguatan kompetensi, profesionalitas, literasi digital, kemampuan komunikasi serta integritas menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memasuki dunia kerja yang semakin dinamis.
Kegiatan Studium General FDIK UIN Mataram diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan perspektif mahasiswa dalam mempersiapkan masa depan karier di tengah perkembangan Society 5.0.















