Scroll untuk baca artikel
ArtikelBerita

Jubir BGN Ungkap Dampak Besar Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Indonesia

×

Jubir BGN Ungkap Dampak Besar Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Indonesia

Share this article

 

Lombok Tengah | Lombok Tengah – Narasi dan Wacana Indonesia (NAWA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Peran Pemuda dan Masyarakat dalam Mensukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Minggu (15/3).

IKLAN
Example 120x600

 

Kegiatan yang berlangsung di Lesehan 33 Praya, Lombok Tengah ini melibatkan berbagai organisasi kepemudaan (OKP), organisasi kesiswaan, tokoh masyarakat, serta pelajar.

Forum diskusi tersebut digelar sebagai upaya memperkuat dukungan masyarakat terhadap program pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

 

Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya diskusi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, khususnya pemuda.

 

Menurutnya, forum seperti ini dapat menjadi ruang strategis untuk menghimpun gagasan sekaligus memberikan masukan konstruktif bagi pelaksanaan program MBG di daerah.

 

“Diskusi seperti ini penting sebagai ruang bertukar pikiran. Hasilnya dapat menjadi rekomendasi yang konstruktif untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah,” ujarnya.

 

FGD berlangsung secara dialogis dengan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN) Dian Islamiati Fatwa, Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Lombok Tengah Muhammad Ihsan, serta Ketua HIPMI Lombok Tengah Alamsyah.

 

Pembina Narasi dan Wacana Indonesia, Khairul Fahri, menjelaskan kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemuda, masyarakat, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi program MBG.

 

Ia mengatakan, keterlibatan berbagai elemen masyarakat sangat penting mengingat dalam beberapa waktu terakhir pelaksanaan program tersebut di Lombok Tengah sempat menjadi perhatian publik akibat sejumlah persoalan teknis di lapangan.

 

“FGD ini menjadi ruang dialog bagi pemuda, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan untuk bertukar gagasan dan pandangan terkait implementasi program Makan Bergizi Gratis di tengah masyarakat,” jelasnya.

 

Dalam kegiatan ini turut dilibatkan sejumlah organisasi kepemudaan seperti HMI, PMII, Himasta, serta organisasi kesiswaan seperti OSIS dan OSIM. Para peserta juga menyampaikan berbagai masukan terkait mekanisme distribusi program MBG hingga dampaknya terhadap peningkatan rata-rata lama sekolah.

 

Para peserta menilai pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus penggerak di tingkat komunitas. Dengan keterlibatan aktif pemuda dan organisasi masyarakat, program pemenuhan gizi diharapkan dapat berjalan lebih optimal serta tepat sasaran.

 

Sementara itu, Juru Bicara BGN RI Dian Islamiati Fatwa menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki potensi besar dalam menekan angka stunting di Indonesia sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.

 

Menurutnya, program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak hanya menyasar anak-anak sekolah, tetapi juga kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

 

“Program MBG ini tidak hanya diberikan kepada anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ini merupakan investasi besar bagi masa depan bangsa untuk mencetak generasi yang sehat dan produktif,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, dengan tersedianya makanan bergizi secara rutin, kebutuhan nutrisi anak diharapkan dapat terpenuhi, terutama asupan protein, vitamin, dan mineral yang penting dalam masa pertumbuhan.

 

Melalui program tersebut, pemerintah berupaya memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan, termasuk di Lombok Tengah.

 

FGD ini juga dirangkaikan dengan santunan bagi anak yatim serta kegiatan buka puasa bersama para peserta dan tamu undangan.

Example 120x600
Example 120x600