Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
ArtikelBeritaHeadline

BIZAM Perkuat Kesiapsiagaan Darurat melalui Airport Emergency Modular Exercise

×

BIZAM Perkuat Kesiapsiagaan Darurat melalui Airport Emergency Modular Exercise

Sebarkan artikel ini

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat penerbangan melalui pelaksanaan Airport Emergency Modular Exercise yang melibatkan sejumlah instansi terkait.

IKLAN
Example 300x600

 

Latihan yang digelar Unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) BIZAM pada Rabu (5/8) tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan personel, efektivitas koordinasi, serta kemampuan seluruh pemangku kepentingan dalam menangani situasi darurat di kawasan bandar udara.

 

General Manager BIZAM Aidhil Philip Julian mengatakan keselamatan menjadi prioritas utama dalam seluruh operasional bandar udara. Karena itu, latihan secara berkala diperlukan untuk memastikan setiap unsur memahami tugas dan prosedur ketika menghadapi kondisi darurat.

 

“Melalui Airport Emergency Modular Exercise ini kami ingin memastikan seluruh personel dan stakeholder terkait memiliki kesiapan, koordinasi, serta kemampuan merespons keadaan darurat secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur,” ujar Aidhil dalam keterangan tertulis yang diterima di Praya, Sabtu (8/8).

 

Ia menekankan bahwa penanganan keadaan darurat membutuhkan kerja sama seluruh unsur agar respons yang diberikan dapat berjalan efektif dan terkoordinasi.

 

Dalam simulasi tersebut, pesawat Sekotong Air dengan nomor penerbangan SKT-218 rute Manado-Lombok menggunakan Boeing 737-800 mengalami gangguan sistem hidrolik ketika melakukan pendekatan menuju BIZAM.

 

Kondisi tersebut membuat Air Traffic Control (ATC) menetapkan status Full Emergency atau Siaga II. Situasi kemudian berkembang menjadi Aircraft Accident atau Siaga III setelah pesawat disimulasikan mengalami runway excursion saat melakukan pendaratan.

 

Latihan difokuskan pada tiga modul utama, yakni Raising the Alarm, Rendezvous Point (RVP), dan Medical Services.

 

Ketiga modul tersebut digunakan untuk menguji efektivitas komunikasi, koordinasi antarpersonel, mobilisasi sumber daya, hingga penanganan korban sesuai prosedur dalam Airport Emergency Plan (AEP).

 

Sejumlah anggota Airport Emergency Committee turut terlibat dalam latihan tersebut, di antaranya AirNav Indonesia Cabang Lombok, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram, serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

 

Selain pelaksanaan simulasi, kegiatan juga dievaluasi oleh Tim Evaluasi Terpadu yang terdiri atas PT Angkasa Pura Indonesia, AirNav Indonesia, dan Balai Kekarantinaan Kesehatan.

 

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) untuk mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperkuat dalam sistem penanggulangan keadaan darurat di BIZAM.

 

Aidhil mengatakan latihan tidak hanya ditujukan untuk menguji prosedur, tetapi juga memperkuat budaya keselamatan (safety culture) dan sinergi antarinstansi.

 

“Penanganan keadaan darurat hanya dapat berjalan efektif apabila seluruh unsur bekerja sebagai satu tim,” katanya.

 

Melalui latihan tersebut, BIZAM menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi personel dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

 

Langkah itu diharapkan mampu memastikan penanganan keadaan darurat di bandar udara dapat dilakukan secara cepat, tepat dan terukur, sekaligus meminimalkan risiko terhadap keselamatan pengguna jasa.

 

BIZAM merupakan salah satu bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports dan berada di bawah holding BUMN PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero).

 

Bandara yang memiliki kode IATA LOP tersebut menjadi salah satu infrastruktur strategis dalam mendukung konektivitas, pengembangan ekonomi dan pariwisata di Lombok dan Nusa Tenggara Barat, termasuk menunjang aktivitas di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600