Lombok Barat – Ruang kerja, Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nurhidayah., SE kedatangan tamu lima orang siswa dari SMP Negeri 2 Kuripan Jumat, (24/9).
Mereka datang untuk wawancara orang nomor satu di gedung parlemen Giri Menang, guna memenuhi tugas dari sekolah.
Sambutan hangat terlihat ketika Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nurhidayah., SE mempersilakan siswa memasuki ruangannya.
Dalam wawancara eksklusif tersebut, Hj. Nurhidayah menjawab beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan pendidikan, sektor pariwisata dan karir politik sehingga ia bisa menjadi Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat.
Dimulai dengan sektor pendidikan dimasa Covid 19 ini yang berakibat terhadap banyaknya kasus pernihahan di usia muda dikalangan siswa. Ia berpesan agar jangan sampai terjabak pernikahan usia muda.
Menurutnya, pernikahan anak juga membuat pendidikan terganggu bahkan terputus. Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Barat ini juga meragukan anak akan melanjutkan sekolah setelah menikah.
Pendidikan wanita yang rendah ini tentunya akan berpengaruh pada pendidikan ke anak dan perekonomian keluarga.
Putus sekolah juga akan berisiko membatasi kemampuan belajar dan memperburuk kemiskinan lintas generasi.
” Jangan menikah diusia muda. Jadikan cita-cita kalian sebagai motivasi belajar,”katanya.
Terkait sektor pariwisata ditengah hantaman pandemi Covid 19 ini menurutnya sangat terdampak terhadap kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatwan domestik. Hal itu juga berdampak pada Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Bahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bumi Patut Patuh Patju menurun drastis.
” Banyak yang menggantungkan hidupnya disektor pariwisata ini,”katanya seraya mengatakan bahwa masyarakat harus mendukung upaya pemerintah dalam vaksinasi. Jika sekitar 70 persen masyarakat sudah di vaksin, maka ajang World Superbike bulan November di Sirkuit Mandalika ini akan memberikan agin segar bagi perekonomian masyarakat.
” Sekitar 26 ribu orang yang akan datang ke NTB ini. Artinya sekitar 16 ribu kamar yang harus tersedia,”katanya.
Orang nomor satu Parlemen Giri Menang ini mengawali karir politiknya menjadi Kepala Desa dua priode.
“Kalau mau menjadi orang sukses harus bekerja keras. Kalian rajin belajar,”katanya sembari memberikan motivasi kepada siswa
Nadia Wijaya Putri dan Deffa Maylika Putri mengaku sangat senang bisa bertemu dan wawancara langsung dengan Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nurhidayah. Bagi keduanya, Hj Nurhidayah merupakan sosok inspiratif sebagai pemimpin.
“Senang karena sudah dapat kesempatan. Ibu Nurhidayah itu orangnya baik, dan ramah,”katanya.
Beliau mengajarkan bahwa untuk sukses itu, harus kerja keras dan rajin belajar.
Selain mendapat pelajaran berharga dari wawancara dengan Ketua DPRD, lima siswa itu juga mengaku mendapat banyak pelajaran dari wawancara. Menurut Nadia, dari wawancara tadi awalnya ada rasa takut, tegang dan akhirnya menjadi santai ketika Ketua DPRD memberikan motivasi kepada mereka.
“Ini pengalaman pertama, saya senang dan bahagia bisa wawancara bersama tokoh wanita hebat di Lombok Barat,”katannya.


