Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerahPendidikanPolitik

‎Sambut Positif Inisiatif DPR RI, Dikbud Lotim Harap Cakupan PIP via Dewan Diperluas Tahun Depan

×

‎Sambut Positif Inisiatif DPR RI, Dikbud Lotim Harap Cakupan PIP via Dewan Diperluas Tahun Depan

Share this article

Ikuti Kami di Google News

Dapatkan berita terbaru, tercepat, dan terpercaya dari Lombok Fokus langsung melalui Google News.

Baca di Google News

‎‎Lombok Timur, LOMBOK FOKUS – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) memberikan tanggapan terkait penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) yang diusulkan melalui anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

‎‎Dalam pernyataannya, Kepala Dinas Dikbud mengatakan program PIP yang di usulkan lewat dewan untuk anak sekolah tidak terdapat kerjasama tertulis formal antara DPR dengan Dinas Dikbud dalam proses pengusulan tersebut.

IKLAN
Example 120x600

‎‎”terkait program dewan untuk PIP ini, antara Dikbud dengan dewan tidak ada kerja sama kesepakatan tertulis,” Ujar Nurul Watoni. Kamis, 09 Juli 2026.

‎‎Meski demikian, Dinas Dikbud secara terbuka mengapresiasi inisiatif para wakil rakyat yang membantu menyalurkan bantuan pendidikan kepada siswa kurang mampu.

‎‎”Atas Program PIP ini, tentu kami berterima kasih karena telah membantu dunia pendidikan melalui PIP ini,” lanjut Kadis Dikbud Lotim itu.

‎‎Sebelumnya, pihak sekolah dalam pengusulan PIP tetap melalui proses reguler dari dapodik masing-masing sekolah, di mana sekolah secara aktif mengusulkan penerima PIP melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

‎‎Pihak Dinas Dikbud menekankan prinsip transparansi dan integritas dalam pelaksanaan program ini. “Kami membuka diri terhadap pihak manapun untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan, selama itu tidak ada unsur gratifikasi dan atau pungutan liar (pungli), atau praktik tercela sejenisnya,” tegasnya.

‎‎Watoni berharap cakupan usulan melalui dewan ini dapat diperluas pada tahun anggaran berikutnya, dimana perluasan jangkauan ini diharapkan dapat menyentuh lebih banyak sekolah dan siswa miskin yang belum tersentuh oleh program reguler.

‎‎”Harapan kami, Program ini dapat berjalan di tahun depan dengan jumlah sasaran yang lebih luas lagi,” tutupnya.

‎‎Sedangkan Lalu Hadrian Irfani Komisi X DPR RI Praksi BKB dapil NTB saat di konfirmasi menjelaskan program PIP yang sedang berproses saat ini untuk siswa SD, SMP, SMA, dan SMK husus bagi setiap siswa yang ekonomi keluarga yang menengah ke bawah.

‎‎”Alhamdulillah, Tahun 2026 ini kami mengusulkan 25 ribu PIP untuk lombok Timur dan In Shaa Allah tahun depan PIP ini terus berlanjut,” jelas Irfani pada Jumat, 10 Juli 2026.

‎‎Melihat program ini sangat bermanfaat bagi keluarga yang ekonomisnya menengah ke bawah, maka akan di usahakan tahun depan PIP ini akan terus ada.

‎‎”Bagi sekolah yang tahun ini belum terdaftar agar tahun depan mendaftar sekolahnya ke Dinas terkait, maupun dewan yang ada di daerah, bukan hanya lewat dewan PKB,” lanjut Irfani.

‎‎Dalam pelaksanaan program PIP ini, Irfani dengan tegas mengatakan tidak boleh ada pihak manapun yang melakukan pungutan atau potongan ke siswa.

‎‎”Jika ada di temukan adanya potongan dari pihak manapun, apalagi mengatasnamakan dewan itu sendiri, segera laporkan ke kami agar bisa di tindak tegas,” tutupnya.

Example 120x600
Example 120x600