LombokFokus|Lombok Barat – Cuaca ekstrem memicu serangkaian insiden di wilayah Kecamatan Gunungsari, Rabu (29/4/2026). Mulai dari kebakaran di Kantor Desa Guntur Macan, talud ambles di Penimbung Selatan, hingga longsor yang menimpa rumah warga di Bukit Tinggi. Menerima laporan beruntun sejak pagi hingga sore, personel Polsek Gunungsari langsung bergerak ke tiga lokasi berbeda.
“Setiap ada informasi dari warga, personel kami perintahkan segera turun untuk cek lokasi, lakukan pengamanan, dan pastikan masyarakat dalam kondisi aman,” ujar Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra.
Insiden pertama terjadi di Kantor Desa Guntur Macan. Sekitar pukul 07.00 Wita, petugas kebersihan yang hendak masuk kantor mendapati dinding ruangan menghitam. Setelah dicek, sumber kebakaran diduga berasal dari dapur kantor desa. Bhabinkamtibmas Desa Guntur Macan Aipda Hadi Iskandar, lalu menghubungi piket SPKT dan unit Intelkam Polsek Gunungsari untuk pengecekan lanjutan.
“Dugaan sementara kebakaran dipicu arus pendek listrik, namun langkah awal kami fokus memastikan tidak ada titik api susulan,” kata Iptu Ida Bagus Adnyana Putra.
Belum selesai penanganan di lokasi pertama, personel kembali menerima laporan talud ambles di Dusun Penimbung Selatan sekitar pukul 11.00 Wita. Bhabinkamtibmas Desa Penimbung Aipda Dani Hamdani bersama sekdes, kepala dusun, dan tim kesehatan setempat langsung mengecek bantaran sungai yang rawan longsor, sambil memberi imbauan kepada warga.
“Kami minta warga tidak beraktivitas terlalu dekat pinggir sungai dan segera amankan barang berharga, untuk antisipasi kerugian lebih besar,” ucap Iptu Ida Bagus Adnyana Putra.
Sore harinya, longsor kembali terjadi di Dusun Batu Kemalik, Desa Bukit Tinggi. Intensitas hujan tinggi membuat talud jalan sepanjang kurang lebih 15 meter dengan tinggi sekitar 4 meter amblas, lalu material longsoran menghantam rumah Kepala Dusun Batu Kemalik Ahmad Zaini hingga jebol.
“Begitu laporan masuk, anggota langsung monitor lokasi, cek dampak, dan mengingatkan warga sekitar agar meningkatkan kewaspadaan karena cuaca masih tidak menentu,” tutur Iptu Ida Bagus Adnyana Putra.
Dilaporkan, meski tiga kejadian muncul dalam sehari, tidak ada korban jiwa dalam seluruh insiden tersebut. Kerugian masih didominasi kerusakan bangunan dan infrastruktur.
“Kehadiran anggota di lapangan untuk memberi pelayanan cepat, menyerap keluhan warga, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tutup Iptu Ida Bagus Adnyana Putra.
Polsek Gunungsari kini terus melakukan pemantauan di titik rawan, sembari mengimbau masyarakat tetap siaga selama musim hujan masih berlangsung.(djr)












