Scroll untuk baca artikel
Daerah

Polisi Sambangi Rumah Duka Petani Aren Gunungsari

×

Polisi Sambangi Rumah Duka Petani Aren Gunungsari

Share this article

LombokFokus|Lombok Barat – Jajaran Polsek Gunungsari menunjukkan kepedulian kepada warga yang tertimpa musibah, melalui kegiatan sambang duka di Dusun Medas Barat Kokoq, Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, Minggu (7/6/2026) malam.

Kegiatan tersebut dilakukan menyusul meninggalnya seorang petani aren bernama Sagir (59), warga setempat, yang ditemukan tidak bernyawa di kawasan kebun, setelah sebelumnya dilaporkan belum kembali ke rumah sejak berangkat bekerja menyadap aren.

IKLAN
Example 120x600

Informasi yang dihimpun menyebutkan, almarhum berpamitan kepada keluarga pada Sabtu pagi untuk pergi ke kebun. Hingga malam hari, almarhum belum pulang sehingga keluarga bersama warga melakukan pencarian.

Pencarian kembali dilakukan pada Ahad malam. Sekitar pukul 20.30 Wita, keluarga menemukan Sagir dalam kondisi meninggal dunia di bawah pohon aren yang biasa disadapnya. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka dengan bantuan warga sekitar.

Bhabinkamtibmas Desa Taman Sari Brigadir Arfan Lestyono bersama Babinsa, kepala dusun, dan tokoh masyarakat kemudian mendatangi rumah duka guna memberikan pendampingan kepada keluarga, serta memastikan situasi tetap kondusif.

Terpisah, Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra mengatakan, kehadiran anggota di rumah duka menjadi bagian dari pelayanan kemanusiaan Polri kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa keluarga almarhum. Kehadiran anggota di tengah masyarakat saat suasana duka menjadi bentuk kepedulian, sekaligus memberikan rasa aman kepada keluarga dan warga sekitar,” ujar Ida Bagus Adnyana Putra.

Kapolsek Gunungsari menjelaskan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga terkait penanganan lebih lanjut. Namun keluarga memilih menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi.

“Keluarga telah menyampaikan menerima peristiwa ini dengan ikhlas sebagai musibah. Keputusan tersebut kami hormati setelah dilakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak keluarga,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, petugas juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan saling membantu, saat ada warga yang membutuhkan dukungan.

“Kami berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial tetap terjaga. Kondusivitas lingkungan akan semakin kuat, ketika masyarakat dan aparat terus bersinergi,” ungkapnya.

Kapolsek juga mengingatkan warga yang beraktivitas di kebun maupun lokasi kerja berisiko tinggi, agar selalu mengutamakan keselamatan serta memperhatikan kondisi fisik dan lingkungan sekitar.

“Keselamatan kerja perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi warga yang sehari-hari beraktivitas di area perkebunan dan medan yang cukup berisiko,” pesannya.

Hingga kegiatan sambang duka berakhir, situasi di rumah duka terpantau aman dan kondusif. Almarhum rencananya dimakamkan di TPU Dusun Medas Barat Kokoq.(red)

Example 120x600
Example 120x600