Scroll untuk baca artikel
BeritaHeadline

Penuhi Standar BGN, SPPG UD Tasya Bebie Mekar Damai Praya Tuai Penilaian Positif

×

Penuhi Standar BGN, SPPG UD Tasya Bebie Mekar Damai Praya Tuai Penilaian Positif

Share this article

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) UD Tasya Bebie Mekar Damai Praya, Lombok Tengah, menuai penilaian positif dari Badan Gizi Nasional (BGN) setelah melalui kunjungan dan evaluasi langsung dari tim pusat maupun koordinator wilayah.

IKLAN
Example 120x600

 

Kepala SPPG, Razmi Bakti Pratama, mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh proses operasional dapur berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan BGN.

 

“Alhamdulillah, kami mendapat kunjungan dari korwil dan tim pusat BGN. Secara umum hasilnya baik dan seluruh proses berjalan lancar,” ujar Razmi.

 

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah aspek utama menjadi fokus pemeriksaan, di antaranya luas bangunan, sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta standar kebersihan dapur.

 

Dari sisi infrastruktur, SPPG UD Tasya Bebie Mekar Damai dinilai telah memenuhi standar dengan luas bangunan mencapai sekitar 600 meter persegi. Sementara itu, pengelolaan limbah melalui IPAL juga mendapat perhatian khusus dan dinilai berjalan baik.

 

“Sejak awal sebelum operasional, kami sudah menekankan kepada mitra terkait pentingnya pengelolaan limbah. Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada kendala,” jelasnya.

 

Selain itu, kebersihan dapur menjadi prioritas utama dalam operasional sehari-hari. Proses pembersihan dilakukan secara ketat, baik sebelum maupun setelah produksi, guna memastikan makanan tetap higienis dan aman dikonsumsi oleh penerima manfaat.

 

“Kebersihan ini sangat kami jaga, karena menjadi kunci utama kualitas layanan kami,” tambah Razmi.

 

Meski mendapatkan apresiasi, BGN juga memberikan sejumlah masukan untuk peningkatan, di antaranya penambahan pintu pada beberapa ruangan seperti gudang alat masak, serta pembaruan cat dinding di beberapa titik yang terdampak kelembapan.

 

SPPG UD Tasya Bebie Mekar Damai sendiri telah beroperasi sejak 12 Februari 2026. Hingga kini, dapur tersebut melayani sebanyak 2.403 penerima manfaat, baik dari kalangan sekolah maupun kelompok 3B.

 

Razmi menegaskan, capaian positif ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam operasional dapur.

 

“Semua ini tentu berkat kerja sama tim yang solid, para relawan, Ahli Gizi, Akuntan dan juga mitra SPPG yang terus berkomitmen menjalankan standar yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

 

Ia juga menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Koordinasi rutin dilakukan dengan para koordinator penerima manfaat, baik secara langsung maupun melalui WhatsApp, guna memastikan setiap kendala dapat segera ditindaklanjuti.

 

“Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik dan memastikan tidak ada miskomunikasi di lapangan,” tegasnya.

 

Dari sisi pengelolaan keuangan, SPPG ini juga mendapat penilaian positif. Didukung oleh tenaga akuntan berpengalaman, seluruh transaksi dan administrasi keuangan dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dari BGN.

 

“Untuk keuangan, kami mengikuti arahan dari pusat. Semua transaksi kami arsipkan dengan baik agar tetap transparan dan akuntabel,” pungkas Razmi.

Example 120x600
Example 120x600