MENGAPA KUALITAS PENDIDIKAN NTB KALAH JAUH DARI JOGJA?
Andi Fardian, M,A
Penulis, Editor, dan Pengamat Sosial Politik, Budaya, Pendidikan.
Mengapa kualitas pendidikan di NTB kalah jauh dari Jogja? Luas NTB adalah 7 kali luas DIY. Jumlah penduduk NTB adalah hampir 2 kali jumlah penduduk DIY. Kalau yang dikambinghitamkan selama ini adalah akses terhadap teknologi, ah, tidak ada bedanya. Memangnya masyarakat NTB tidak mengakses internet? Sudahlah, ini hanya persoalan rendahnya etos kerja, minimnya kreativitas, dan miskinnya inovasi kepala daerah dan pemerintah di NTB untuk menuju kemajuan.
Hal ini seharusnya menjadi perhatian gubernur atau calon gubernur NTB ke depan. Jangan urusan politik saja yang menjadi fokus. Fokuslah ke urusan pendidikan, bapak dan ibu. Jangan urusan partai dan kekuasaan saja yang menjadi prioritas. Masak, kalah dari Jogja yang ukuran dan jumlah penduduknya jauh lebih kecil. Anda-anda itu, bagaimana? Meningkatkan kualitas pendidikan NTB saja tidak mampu.
Beberapa bulan yang lalu seorang teman sewaktu di NTB datang ke Jogja. Ia ada kegiatan studi tiru di beberapa sekolah di Jogja. Studi tiru ini sedang digandrungi. Kalau dulu ‘kan namanya studi banding. Esensi studi banding itu berarti ada hal yang dibandingkan. Masalahnya, kok, tidak ada yang layak dibandingkan. Tapi karena mungkin studi banding tidak membuahkan hasil dan hanya menghabiskan anggaran, maka nomenklaturnya diganti dengan studi tiru. Tapi semoga saja ini membawa perubahan.

