Aksi Pelaku
Masih dikutip dari laman yang sama, AB mendatangi sebuah rumah di Jalan Cempedak, Sabtu (31/7/2021) lalu.
Dia memberikan tiga bungkus wafer kepada seorang anak berusia 6 tahun.
Pelaku lalu melempar bungkusan wafer, karena anak tersebut enggan menerima.
Anak berusia 6 tahun itu, bersama kakaknya yang berusia 9 tahun lantas melihat wafer yang dilempar oleh orang yang tidak mereka kenal.
Keduanya sempat membuka kemasan wafer dan hendak mencicipinya.
Namun, mereka merasakan sesuatu yang janggal, hingga akhirnya tidak jadi memakan wafer itu.
Pelaku penebar teror wafer berisi pecahan paku dan silet di Jember akhirnya ditangkap polisi, Selasa (3/8/2021).



