Lombok Tengah | Lombok Fokus – Nafila Resnafani, anggota muda dari Fraksi Golkar yang duduk di Komisi 3 DPRD Kabupaten Lombok Tengah, menyerukan PDAM Lombok Tengah untuk segera memperbaiki layanan air bersih. Dalam kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) pada Selasa (5/11), Nafila menyampaikan keluhan warga yang banyak mengeluhkan masalah distribusi dan kualitas air yang belum merata di beberapa wilayah.
Sebagai perwakilan Komisi 3 yang fokus pada isu infrastruktur dan lingkungan, Nafila menyoroti tantangan PDAM dalam menyediakan akses air bersih yang merata. Ia menegaskan bahwa warga di daerah pelosok seringkali kesulitan mendapatkan pasokan air bersih yang memadai.
“Banyak masyarakat di pelosok mengeluhkan air yang tidak mengalir lancar. PDAM harus memastikan layanan ini merata untuk semua, bukan hanya untuk pusat kota,” ujar Nafila.
Tidak hanya distribusi, Nafila juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas air. Berdasarkan laporan masyarakat, ada beberapa wilayah yang menerima air dengan kualitas yang belum layak konsumsi. Nafila mengusulkan agar PDAM memperketat proses pengolahan air, sehingga air yang sampai ke pelanggan aman untuk digunakan sehari-hari.
“Kesehatan warga bergantung pada kualitas air yang mereka gunakan. PDAM perlu memastikan setiap tetes air yang sampai ke masyarakat memenuhi standar kesehatan,” lanjutnya.
Menanggapi hal ini, Direktur PDAM Lombok Tengah, Bambang Supraptomo, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan perbaikan. Bambang mengakui bahwa tantangan utama PDAM saat ini adalah meningkatkan kualitas dan memperluas cakupan distribusi air bersih.
“Kami terus berupaya memperbaiki sistem distribusi dan meningkatkan kualitas air. Masukan ini sangat berharga dan menjadi motivasi untuk PDAM,” kata Bambang.
Diharapkan kunjungan ini dapat mendorong PDAM untuk memberikan layanan yang lebih baik, sehingga seluruh masyarakat Lombok Tengah dapat menikmati akses air bersih yang berkualitas dan merata.








