Lombok Tengah | Lombok Fokus — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta kepada Turtle Conservation Community (TCC) Nipah di Pantai Nipah, Kabupaten Lombok Utara, sebagai upaya memperkuat pelestarian ekosistem pesisir dan laut.
Penyaluran bantuan melalui program InJourney Airports Konservasi Bahari tersebut dilakukan pada Kamis (23/7) sebagai bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 14 tentang Ekosistem Lautan (Life Below Water).
Bantuan akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan konservasi, di antaranya transplantasi terumbu karang, pembangunan tempat penetasan semi alami telur penyu, pengadaan perlengkapan perahu (boat), serta penyediaan sarana edukasi bagi masyarakat dan pengunjung.
Seremoni penyerahan bantuan dihadiri Direktur Human Capital PT Angkasa Pura Indonesia Adi Nugroho, Regional CEO Region II PT Angkasa Pura Indonesia Wahyudi, General Manager BIZAM Aidhil Philip Julian, jajaran perusahaan, serta perwakilan TCC Nipah.
General Manager BIZAM Aidhil Philip Julian mengatakan, program tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.
> “Melalui program InJourney Airports Konservasi Bahari, kami ingin memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian ekosistem pesisir yang menjadi salah satu kekayaan alam Lombok. Kolaborasi dengan TCC Nipah diharapkan dapat memperkuat upaya konservasi penyu dan terumbu karang, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut,” kata Aidhil.
Menurut dia, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat aktivitas konservasi yang dijalankan komunitas, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar dan mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat.
Program itu merupakan kelanjutan kerja sama yang telah dimulai sejak Desember 2025. Saat itu, BIZAM menyerahkan satu unit boat kepada TCC Nipah untuk mendukung patroli kawasan pesisir, pemantauan habitat penyu, serta berbagai aktivitas konservasi lainnya.
Regional CEO Region II PT Angkasa Pura Indonesia Wahyudi mengatakan kapal patroli tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
> “Potensi wisata pesisir dan laut di kawasan ini sangat besar. Kapal ini tidak hanya untuk patroli menjaga ekosistem, tetapi juga bisa dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pantai Nipah dipilih sebagai pilot project program konservasi bahari InJourney Airports. Apabila memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, program serupa akan direplikasi di kawasan potensial lainnya di Indonesia.
Melalui kolaborasi bersama komunitas lokal, PT Angkasa Pura Indonesia berharap program konservasi tersebut mampu menciptakan ekosistem pesisir yang lebih lestari, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Lombok yang berkelanjutan.


