Mataram – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) se-Nusantara wilayah Balinusra (Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur) sukses menggelar pelantikan pengurus baru sekaligus Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Mataram.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan peran BEM PTNU di wilayah Balinusra dalam menjawab tantangan kebangsaan, kepemudaan, dan pembangunan masyarakat.
Regenerasi Kepemimpinan Mahasiswa PTNU
Pelantikan pengurus baru BEM PTNU Balinusra menunjukkan adanya regenerasi kepemimpinan mahasiswa di perguruan tinggi berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Proses regenerasi ini diharapkan mampu menghadirkan gagasan segar, inovasi program, dan langkah nyata dalam memperkuat kontribusi mahasiswa PTNU bagi masyarakat.
Rumuskan Program Strategis
Dalam Muskerwil, BEM PTNU Balinusra membahas dan menetapkan program kerja strategis untuk periode mendatang. Fokus utama diarahkan pada pengembangan kapasitas mahasiswa, peningkatan kolaborasi lintas kampus, serta kontribusi sosial di tengah masyarakat.
“Muskerwil ini menjadi forum penting untuk merumuskan arah gerakan mahasiswa PTNU di Balinusra agar lebih terstruktur, solid, dan memberi dampak nyata,” ujar salah satu presidium panitia.
Kolaborasi dengan Pemerintah dan Masyarakat
Acara ini juga dihadiri pimpinan perguruan tinggi, tokoh kepemudaan, dan perwakilan pemerintah daerah. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi wujud nyata kolaborasi berkelanjutan dalam membangun daerah serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan.
Harapan ke Depan
Wilayah Balinusra yang kaya akan potensi budaya dan akademik diharapkan menjadi laboratorium gerakan mahasiswa yang inklusif dan berdaya saing. “Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi pengembangan mahasiswa dan kontribusi lebih luas bagi masyarakat Balinusra,” tutup salah satu peserta Muskerwil.







