Lombok Tengah | Lombok Fokus — Turnamen Pencak Silat Masmirah Cup yang memperebutkan Piala Bupati Lombok Tengah resmi berakhir di GOR Tastura, Kamis (30/7). Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memastikan kejuaraan tersebut akan digelar setiap tahun sebagai upaya memperkuat pembinaan atlet sekaligus mencetak bibit pesilat berprestasi di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri mengatakan pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan agar regenerasi pesilat terus berjalan dan mampu melahirkan prestasi bagi daerah.
“Anak-anak inilah yang menjadi harapan kita ke depan. Walaupun pada Porprov kemarin kita belum berhasil menjadi juara, kita tidak boleh putus semangat. Pembinaan harus terus dilakukan dan tidak boleh berhenti,” katanya saat menutup turnamen.
Menurut Pathul, kejuaraan pencak silat seperti Masmirah Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, serta menambah pengalaman. Pemerintah daerah, kata dia, juga akan terus memberikan apresiasi kepada atlet yang mampu mengharumkan nama Lombok Tengah melalui berbagai prestasi.
Ketua IPSI Lombok Tengah Bambang Supratomo mengatakan turnamen tahun ini diikuti sekitar 650 pesilat dari seluruh kabupaten/kota di NTB yang bertanding pada empat kategori, yakni tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan kategori dewasa.
Ia menjelaskan sebagian besar gelar juara pada penyelenggaraan tahun ini diraih kontingen Kabupaten Lombok Timur. Meski demikian, atlet-atlet Lombok Tengah juga berhasil meraih prestasi pada sejumlah nomor pertandingan.
Bambang memastikan Masmirah Cup akan menjadi agenda rutin tahunan dengan memperebutkan Piala Tetap Bupati Lombok Tengah. Pada penyelenggaraan berikutnya, panitia akan melakukan persiapan lebih matang agar kualitas pelaksanaan maupun jumlah peserta semakin meningkat.
“Insya Allah tahun depan akan kita buat lebih besar lagi. Tahun ini persiapan kami cukup singkat karena baru selesai Porprov, sehingga ke depan akan kami maksimalkan,” ujarnya.
Bambang yang juga menjabat Direktur Utama PDAM Lombok Tengah mengakui prestasi pencak silat Lombok Tengah masih perlu ditingkatkan. Untuk itu, IPSI akan memperkuat pembinaan atlet melalui peningkatan fasilitas latihan, pengembangan kapasitas pelatih, serta penambahan jumlah wasit dan juri.
Ia berharap Masmirah Cup menjadi momentum evaluasi pembinaan atlet sekaligus melahirkan pesilat-pesilat muda yang mampu mengharumkan nama Lombok Tengah di tingkat provinsi maupun nasional.















