Lombok Tengah | Lombok Fokus — Sejumlah sekolah di Kecamatan Praya, Lombok Tengah, mengaku kecewa berat setelah program Makan Bergizi (MBG) dihentikan secara mendadak oleh pihak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aik Mual.
Program yang baru berjalan selama dua bulan itu berhenti beroperasi sejak 30 Oktober 2025, tanpa pemberitahuan resmi kepada sekolah penerima manfaat.
Salah satu sekolah penerima Manfaat MBG SMPN 3 Praya mengungkapkan kekecewaan nya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 3 Praya, Hakam, mengatakan penghentian layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat siswa terkejut dan kecewa.
“Tidak ada surat resmi terkait pemberhentian. Kami hanya dapat info dari WA saja bahwa dapur Aik Mual sudah tidak beroperasi seperti biasanya tanpa batas waktu yang ditentukan. Katanya, dapur sedang melakukan pendataan,” ujar Hakam kepada Lombok Fokus, Selasa (11/11/2025).
Ia menjelaskan, program MBG selama ini sangat membantu siswa, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu. Setiap hari, siswa bisa menikmati makanan bergizi di sekolah tanpa harus membawa bekal dari rumah.
“Tentu ini menimbulkan kekecewaan, terutama bagi para siswa dan orang tua. Di sekolah kami, ada 368 siswa yang menerima manfaat dari program ini,” ungkapnya.
Pihak sekolah berharap agar program MBG segera dilanjutkan, mengingat manfaatnya sangat besar bagi semangat belajar dan konsentrasi siswa.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Arroyan selaku yang menaungi SPPG Aik Mual, Fahrurozi, membenarkan bahwa dapur untuk sementara tidak beroperasi karena anggaran dari pusat belum dicairkan Kondisi ini sudah berlangsung selama Dua Pekan.
“Kita sedang menunggu kejelasan dari BGN karena semua administrasi sudah di-acc, tinggal proses pencairan saja. Mudah-mudahan ada kabar dalam waktu dekat,” ujarnya singkat.
Fahrurozi menambahkan, akibat terhentinya aktivitas dapur, sejumlah pegawai terpaksa menganggur sementara waktu hingga ada kepastian pencairan dana.
“Kita berharap agar diberikan kepastian kapan dana akan dicairkan oleh BGN agar program MBG di SPPG Aikmual bisa normal kembali, “pungkasnya.






