LOMBOK TIMUR – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Nusa Tenggara Barat resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Kantor Bupati Lombok Timur. Kegiatan ini menjadi forum strategis konsolidasi organisasi sekaligus perumusan arah dan program kerja PW IPNU NTB ke depan.
RAKERWIL PW IPNU NTB mengusung tema “Merawat Akar, Menumbuhkan Peradaban”, yang merefleksikan komitmen organisasi pelajar NU dalam memperkuat nilai, tradisi, dan identitas ke-NU-an di tengah dinamika zaman.
Pembukaan RAKERWIL dihadiri jajaran PW IPNU NTB, delegasi PC IPNU se-NTB, serta tokoh Nahdlatul Ulama dan unsur pemerintah daerah. Hadir dalam kesempatan tersebut Ro’is Syuriah PCNU Lombok Timur TGH. Bahaudin Nurbadarul Islam, Sekretaris PCNU Lombok Timur, Kepala Kesbangpoldagri NTB H. Mohammad Tohajudin, SE., M.Si, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Lombok Timur H. Suroto yang mewakili Bupati Lombok Timur.
Ketua PW IPNU NTB, Muhammad Iskandar Haris, dalam sambutannya menegaskan bahwa RAKERWIL bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk menyatukan visi dan memperkuat orientasi gerakan pelajar NU di Nusa Tenggara Barat.
“Tema Merawat Akar, Menumbuhkan Peradaban adalah ajakan untuk memperkokoh nilai, tradisi, dan identitas ke-NU-an, sekaligus menumbuhkan peradaban melalui program-program yang terukur, relevan, dan berdampak nyata bagi pelajar dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris PCNU Lombok Timur menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan RAKERWIL PW IPNU NTB di Lombok Timur. Ia menilai IPNU memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter pelajar yang berilmu, beradab, serta mampu menjadi kader penggerak di tengah tantangan sosial dan perkembangan zaman.
“Penguatan organisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kader dan konsistensi dalam khidmah,” tegasnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui H. Suroto, yang mewakili Bupati Lombok Timur. Ia menilai IPNU memiliki kontribusi penting dalam membangun generasi muda yang produktif, berkompetensi, dan siap menghadapi dinamika pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah mendorong agar RAKERWIL ini melahirkan rekomendasi yang aplikatif serta program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
RAKERWIL PW IPNU NTB selanjutnya akan diisi dengan rangkaian sidang pleno, pembahasan komisi, perumusan rekomendasi, hingga penetapan program kerja wilayah. Melalui forum ini, PW IPNU NTB menargetkan lahirnya langkah-langkah strategis untuk memperkuat kaderisasi, meningkatkan kualitas organisasi, serta memperluas kontribusi pelajar NU dalam merawat nilai dan menumbuhkan peradaban di Nusa Tenggara Barat.












