Lombok Timur Lombokfokus.com – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lombok Timur (Lotim) Muhammad Solihin mengkritik keras para pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atas menu yang mereka disajikan.
Menurut Solihin, menu-menu yang disajikan para dapur adalah menu-menu yang tidak terdaftar dalam Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dan tidak memenuhi standar gizi yang seimbang untuk anak-anak.
”Kami sangat mengkhawatirkan kualitas menu yang disajikan oleh beberapa dapur ini, bagaimana tidak Mitra ini lebih sering menyajikan makanan-makanan yang cepat saji sebagai isi dari ompreng-ompreng mereka, padahal ada banyak menu lain yang lebih bergizi dan halal,” kata Solihin, Ketua PC GP Ansor Lombok Timur pada Rabu, 28 Januari 2026.
Solihin menuding pengelola dapur tidak serius dalam menjalankan program MBG ini, padahal semua hal yang akan dilakukan oleh setiap pengelola dapur sudah di hargakan oleh negara.
”Jangan-jangan mitra-mitra ini tidak mau repot dan tidak mementingkan kebutuhan gizi dari ribuan penerima manfaat, tentu Ini sangat memprihatinkan,” katanya.
Menurut Solihin, Kebanyakan dapur menyajikan menu yang kurang jelas secara konsep dan kandungan gizi yang kurang seimbang. “Ini menunjukkan bahwa pengelola dapur lebih sering menyuguhkan menu-menu yang kemungkinan tidak ada dalam daftar SJPH mereka sebagai acuan pemenuhan gizi seimbang dan halal,” tambahnya.
PC GP Ansor Lombok Timur meminta supaya Kordinator (Korwil) dan pihak terkait agar segera mengambil tindakan atas masalah ini. “Kami meminta agar pengelola dapur lebih serius dan bertanggung jawab dalam menjalankan program MBG, karena anak-anak berhak mendapatkan asupan gizi yang seimbang dan halal,” kata Solihin.
Kritik ini muncul setelah beberapa laporan tentang menu tidak seimbang yang disajikan oleh beberapa dapur MBG di Lombok Timur. “kami menyuarakan hal ini karena beberapa pihak mengeluhkan kondisi dari menu-menu itu ke kami, dan kami minta agar hal itu tidak di ulangi lagi,” tutupnya.












