Ganti Nawire, mantan Penjabat (Pj) Kepala Desa Ganti, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya kurang tegas dalam menjalankan tugas selama masa jabatannya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam audiensi Pemuda Ganti Bersatu yang digelar di Balai Desa Ganti, Senin (28/01/2025).
Dalam keterangannya, Nawire menegaskan bahwa selama menjabat sebagai Pj Kepala Desa, dirinya telah berupaya menjalankan tugas sesuai aturan dan selalu berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk memastikan jalannya pemerintahan desa yang efektif.
“Saya menjalankan tugas dengan prinsip transparansi, keterbukaan, dan kerja sama dengan seluruh perangkat desa serta masyarakat. Saya selalu terbuka untuk berdiskusi dan mengambil keputusan yang terbaik bagi desa ini,” ujar Nawire.
Tudingan terkait kurangnya ketegasan muncul setelah beberapa pihak mengkritik kebijakan Nawire dalam menangani konflik dan masalah pembangunan infrastruktur desa. Namun, Nawire menilai kritik tersebut tidak sepenuhnya berdasar.
“Saya selalu mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan masalah. Ketegasan tidak berarti mengambil keputusan sepihak tanpa mempertimbangkan aspirasi masyarakat,” tambahnya.
Beberapa tokoh masyarakat turut memberikan dukungan kepada Nawire, menyebut bahwa gaya kepemimpinannya yang merakyat dan sederhana telah membawa perubahan positif bagi desa.
Salah satu warga, Purne, mengatakan, “Pak Nawire mungkin terlihat lembut dalam bertindak, tapi keputusan yang diambil selalu berdasarkanpertimbangan yang matang dan mengutamakan kepentingan masyarakat.”
Meski demikian, Nawire mengaku menerima kritik sebagai masukan untuk perbaikan di masa depan. “Saya bersyukur atas masukan yang diberikan. Ini menjadi pelajaran berharga bagi saya,” pungkasnya.
Dengan pernyataan tersebut, Nawire berharap masyarakat Desa Ganti dapat terus bersinergi dan mendukung program-program desa demi kemajuan bersama.


