Verification: 27a3a887773ff714

Kang Emil Bersama Dua “Macan” PKS Dialog Kebangsaan di Senggigi

  • Bagikan
Kang Emil Bersama Dua "Macan" PKS Dialog Kebangsaan di Senggigi
Kang Emil (kanan) saat dialog kebangsaan bersama dua "macan" PKS di Senggigi, Lombok Barat
Sabolah

Lombok Fokus | Lombok Barat – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Kang Emil, Jumat (19/11/2021), menjadi salah satu pembicara dalam Dialog Kebangsaan yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), di Hotel Jayakarta, Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain Kang Emil, Dialog Kebangsaan dengan tema “Peran Kepemimpinan dalam Membangun Keunggulan Daerah”, sebagai rangkaian workshop Badan Pembinaan Kepemimpinan Daerah (BPKD) DPP PKS itu,  juga menghadirkan dua “macan” PKS yakni Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf al-Jufri dan Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah sebagai tuan rumah.

BANK NTB Syariah

Tampil sebagai pembicara pertama, Kang Emil memaparkan kiat dan strategi Jawa Barat menghadapi pandemi Covid-19 dan tetap survive pengelolaan anggaran daerahnya.

“Pimpinan daerah harus kreatif dan proaktif mengetuk semua pintu sumber anggaran non APBN, agar kesejahteraan rakyat tetap terjaga di masa pandemi,” kata Kang Emil.

Sementara Gubernur NTB yang akrab dengan sapaan Bang Zul mengungkapkan, kaitannya dengan pentingnya pemimpin daerah memiliki visi besar kebangsaan seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan. Ia mencontohkan apa yang sedang dilakukannya NTB dengan mengirim 1000 putra-putri daerah bersekolah ke mancanegara (luar negeri).

“Kami memanggil semua ilmuwan terbaik Indonesia dari luar negeri, untuk mengajar di NTB dengan bayaran yang sama di luar negeri dan menerima mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia, sebagian besar dengan beasiswa,” ucap Bang Zul.

Bang Zul juga berbagi kisah sukses di balik keberhasilan mewujudkan pembangunan Pertamina Mandalika Street Sircuit. Dimana menurut Bang Zul itu merupakan hasil sinergi semua pihak di NKRI, yang merupakan hasil semangat saling memberi dan memperbaiki.

“Dengan pendekatan membuka hati pada semua, segala kebaikan bisa diterima oleh daerah untuk kemakmuran rakyat,” tandasnya.

READ  Gubernur: Cegah Korupsi, OPD Pemprov NTB Diminta Maksimalkan Koordinasi dengan KPK

Menegaskan hal tersebut, dalam kesempatannya Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf menyampaikan perlunya seluruh kepala daerah/wakil kepala daerah (kada/wakada), membuka jembatan kebersamaan bagi semua pihak di negeri ini.

“Jembatan itu tak boleh rusak oleh apapun termasuk oleh kontestasi pemilu. Sebab kita semua akan selalu melalui jembatan itu setiap saat, untuk menuntaskan amanah kepemimpinan kepala daerah,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, sebelumnya dalam sambutan pembukaannya Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyampaikan perintah kepada kada/wakada yang didukung PKS, untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk kesejahteraan rakyat.

“Yang oposisi itu DPP, seluruh kada/wakada harus bisa berkoalisi dengan anasir kebaikan bagi kemakmuran rakyat,” sebutnya.

Untuk diketahui, dialog kebangsaan itu dihadiri pula oleh 32 kada dan wakada yang diusung PKS, dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Sementara workshop itu diagendakan berlangsung hingga Sabtu (20/11/2021) besok. (red)

Facebook

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Subscribe for notification
Refleksi HANI, Wartiah dan Rumah Aspirasi Gelar Loma Video Kreatif Mantan Wakil Gubernur NTB Wafat Aksi Joget Tiktok di Lombok Viral