Scroll untuk baca artikel

HIPMI NTB dan Jatim Teken PKS, Transaksi Misi Dagang Tembus Rp851,5 Miliar di Mataram

×

HIPMI NTB dan Jatim Teken PKS, Transaksi Misi Dagang Tembus Rp851,5 Miliar di Mataram

Share this article

Mataram, Lombokfokus.com— Momentum kolaborasi ekonomi antara dua provinsi kembali diperkuat. Hari ini, Ketua Umum HIPMI NTB Ismed Fathurrahman Maulana dan Ketua Umum HIPMI Jatim Ahmad Salim Assegaf resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangkaian acara Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dan NTB yang digelar di Hotel Lombok Raya, Mataram.

PKS tersebut menjadi dasar sinergitas dua organisasi pengusaha muda ini untuk menjalin kerja sama di berbagai sektor bisnis potensial yang menguntungkan kedua wilayah. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang usaha lintas provinsi, khususnya bagi pelaku usaha muda.

IKLAN
Example 120x600

“Kami percaya, pengusaha muda adalah motor penggerak ekonomi. Kerja sama ini akan memperkuat posisi HIPMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas jejaring usaha dan investasi antar daerah,” ujar Ismed Fathurrahman.

Transaksi Tembus Rp851,5 Miliar hingga Siang Hari

Kegiatan Misi Dagang dan Investasi yang digelar Pemerintah Provinsi NTB dan Jawa Timur ini mencatat pencapaian luar biasa. Hingga pukul 11.35 WITA, total transaksi yang tercatat mencapai Rp851,5 miliar, melampaui target awal sebesar Rp500 miliar.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia optimistis jumlah transaksi akan terus meningkat hingga acara berakhir pada sore hari.

“Alhamdulillah, transaksi kita sudah mencapai Rp851,5 miliar sebelum tengah hari. Kami berharap bisa menembus Rp1 triliun hari ini,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, kekuatan perdagangan antarwilayah menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Jatim. Sejak Februari 2023, total nilai transaksi dagang antara NTB dan Jatim telah mencapai Rp6,5 triliun, dengan surplus sebesar Rp5,2 triliun di pihak Jatim.

“Lebih dari sekadar perdagangan barang, misi ini juga membawa transfer ide, keterampilan, dan investasi. Contohnya, investasi peternakan ayam Jatim senilai Rp150 miliar di Lombok Tengah,” tambahnya.

Gubernur NTB Tekankan Pentingnya Neraca Perdagangan Seimbang

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menekankan pentingnya memperkuat hubungan dagang yang telah terjalin lama antara kedua provinsi.

“Sekarang tantangannya adalah bagaimana kita memperkecil ketimpangan neraca dagang. Produk NTB harus semakin banyak masuk ke industri Jatim,” ujarnya.

Iqbal menyebut bahwa ekosistem perdagangan NTB–Jatim telah terbentuk secara alami dan terbukti mampu bertahan di tengah gejolak ekonomi global.

Acara ini turut melibatkan 130 pengusaha dari NTB dan 74 pengusaha dari Jatim, dengan fokus kerja sama di sektor perdagangan, logistik, perbankan, hingga konektivitas antarwilayah.

Example 120x600
Example 120x600