Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDaerahHeadline

Heboh! Oarfish Diduga Muncul di Pantai Pink 3 Lombok Timur, Benarkah Pertanda Bencana?

×

Heboh! Oarfish Diduga Muncul di Pantai Pink 3 Lombok Timur, Benarkah Pertanda Bencana?

Sebarkan artikel ini

Lombok Timur – Warga dihebohkan dengan penemuan seekor ikan yang diduga merupakan oarfish di kawasan Pantai Pink 3, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penemuan ikan tersebut diketahui melalui siaran langsung Baiq Kolby pada media sosial Facebook miliknya, dan kemudian menarik perhatian warga. Pasalnya, oarfish merupakan salah satu jenis ikan laut dalam yang jarang ditemukan muncul di perairan dangkal.

IKLAN
Example 300x600

Secara fisik, oarfish memiliki tubuh memanjang menyerupai pita dengan kulit berwarna keperakan, dimana ikan ini tidak memiliki sisik seperti kebanyakan ikan dan memiliki sirip punggung berwarna merah terang yang membentang hampir sepanjang tubuhnya.

Oarfish diketahui hidup di kedalaman laut sekitar 200 hingga 1.000 meter. Ikan tersebut umumnya memakan plankton, krustasea, serta organisme laut berukuran kecil.

Kemunculan ikan yang diduga oarfish ke perairan dangkal kemudian kembali memunculkan pertanyaan mengenai kaitannya dengan potensi bencana alam, terutama gempa bumi dan tsunami.

Di sejumlah wilayah, khususnya Jepang, oarfish memiliki berbagai cerita dan mitos. Ikan tersebut dikenal dengan sebutan Ryūgū no tsukai yang berarti “Utusan dari Istana Dewa Laut”. Dalam kepercayaan yang berkembang, kemunculannya di permukaan laut kerap dikaitkan dengan pertanda akan terjadinya gempa atau tsunami.

Namun, anggapan tersebut hingga kini belum memiliki bukti ilmiah yang kuat.

Secara ilmiah, oarfish memang dapat ditemukan di perairan dangkal karena berbagai kondisi. Ikan tersebut bisa terbawa arus kuat atau badai, mengalami luka maupun sakit, mengalami gangguan orientasi, atau berada dalam kondisi sekarat.

Dengan demikian, kemunculan ikan yang diduga oarfish di Pantai Pink 3 Lombok Timur tidak dapat langsung disimpulkan sebagai tanda akan terjadinya gempa bumi maupun tsunami.

Terlebih, identitas ikan yang ditemukan tersebut juga masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan atau identifikasi oleh pihak yang memiliki kompetensi di bidang kelautan dan perikanan.

Meski demikian, fenomena tersebut tetap menjadi perhatian karena kemunculan satwa laut dalam di perairan dangkal merupakan peristiwa yang relatif jarang. Warga diimbau tidak panik dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kaitan penemuan ikan tersebut dengan bencana.

Masyarakat tetap disarankan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana dengan mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang, bukan berdasarkan mitos atau kemunculan satwa tertentu.

Penemuan oarfish di Pantai Pink 3 pun menjadi fenomena menarik bagi masyarakat Lombok Timur, sekaligus pengingat bahwa perubahan kondisi laut dan perilaku satwa perlu diamati secara ilmiah sebelum dikaitkan dengan potensi bencana alam.

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600