Scroll untuk baca artikel
BeritaPolitik

Hadrian Irfani Menguat di Muswil PKB NTB, Potensi Aklamasi Kian Tak Terbendung

×

Hadrian Irfani Menguat di Muswil PKB NTB, Potensi Aklamasi Kian Tak Terbendung

Share this article
Hadrian Irfani Menguat di Muswil PKB NTB, Potensi Aklamasi Kian Tak Terbendung

Mataram — Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Nusa Tenggara Barat (DPW PKB NTB) resmi digelar di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Minggu (23/11/2025). Agenda strategis lima tahunan ini dihadiri jajaran elite partai mulai dari Ketua DPC se-NTB, DPP PKB, anggota DPRD kabupaten/kota dan provinsi, hingga dua anggota Fraksi PKB DPR RI, Syafruddin dan Mahdalena dari Dapil NTB I.

Muswil tahun ini tak sekadar ajang konsolidasi, namun menjadi momentum penentuan arah kepemimpinan PKB NTB untuk satu dekade mendatang. DPP PKB menetapkan lima nama kandidat Ketua Tanfidz DPW PKB NTB masa bakti 2026–2031, yakni:

IKLAN
Example 120x600
  1. HL Hadrian Irfani

  2. Mahdalena

  3. H Jumhur

  4. Akhdiansyah

  5. H Lalu Sarjana

Kelima nama tersebut merupakan hasil pemetaan struktural yang selanjutnya dibawa ke pusat untuk disahkan sebagai bagian dari formasi kepengurusan baru.

Wakil Ketua Fraksi PKB NTB, Akhdiansyah atau Guru To’i, menegaskan bahwa mekanisme Muswil berjalan melalui empat pleno sebelum penetapan final. Ia menyebut nama HL Hadrian Irfani muncul paling dominan dan berpeluang besar ditetapkan secara aklamasi.
“Nama HL Hadrian insya Allah menguat, dan bila disetujui DPP PKB atas usulan peserta, bisa diaklamasi,” ujarnya.

Guru To’i merinci alur pleno:

  • Pleno I: Pengesahan tata tertib

  • Pleno II: Laporan pertanggungjawaban

  • Pleno III: Pembacaan nama calon Ketua Tanfidz dan Syuro

  • Pleno IV: Penetapan struktur pengurus DPW PKB NTB

Di sisi lain, Ketua DPC PKB Lombok Tengah, HL Pelita Putra, memastikan Muswil berlangsung kondusif.
“Tidak ada yang krusial. Kami sepakat mengusulkan calon tunggal untuk melanjutkan kepemimpinan yang ada,” tegasnya.

Kesepakatan bulat dari seluruh DPC di 10 kabupaten/kota mengerucut pada satu nama: Lalu Hadrian Irfani. Dalam pernyataannya, Hadrian menegaskan bahwa lima nama kandidat yang muncul bukan serta-merta dipasang pada posisi inti. Semuanya masih akan dipetakan sesuai kebutuhan organisasi.


“Keputusan teman-teman DPC meminta kami melanjutkan kepemimpinan ini. Penataan struktur akan dimulai dari anak ranting hingga tim penggerak TPS,” ujarnya.

Muswil PKB NTB 2025 menjadi penanda keseriusan partai dalam menyiapkan mesin politik menjelang Pemilu 2029. Targetnya jelas: lompatan besar dalam perolehan kursi legislatif.

Mengerucutnya dukungan kepada Hadrian Irfani, Muswil kali ini memberi sinyal kuat bahwa PKB NTB tengah membangun konsolidasi yang lebih solid, rapi, dan siap bersaing di gelanggang politik lima tahun mendatang.

Example 120x600
Example 120x600