Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaHeadline

Dua Wisatawan Inggris Salurkan Zakat Muqayyad Rp19,5 Juta ke BAZNAS Lombok Tengah, Tiga Mustahik Jadi Penerima Manfaat

×

Dua Wisatawan Inggris Salurkan Zakat Muqayyad Rp19,5 Juta ke BAZNAS Lombok Tengah, Tiga Mustahik Jadi Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini

 

LOMBOK TENGAH, Lombok Fokus – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah menerima zakat muqayyad sebesar Rp19,5 juta dari dua wisatawan asal Inggris, Mrs. Alia dan Amran, Minggu (8/11/2026).

IKLAN
Example 300x600

 

Zakat dengan peruntukan khusus tersebut diamanahkan untuk mendukung program pemberdayaan ekonomi produktif bagi para mustahik atau penerima zakat.

 

Penyerahan zakat diterima langsung Muhammad Rudini, Kepala Bidang Pengumpulan BAZNAS Lombok Tengah, didampingi tim pengumpulan, Lazim dan Lalu Heru Hadibrata.

 

Menariknya, kedua wisatawan tersebut tidak hanya ingin menyalurkan zakat, tetapi juga berkeinginan bertemu langsung dengan masyarakat penerima manfaat untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka.

 

Mengingat keterbatasan waktu kunjungan karena keduanya dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo, BAZNAS Lombok Tengah berkoordinasi dengan UPZ Leneng dan UPZ Semayan. Dari koordinasi tersebut, ditetapkan tiga orang mustahik untuk dipertemukan langsung dengan para muzaki.

 

Dalam pertemuan tersebut, Mrs. Alia dan Amran berkesempatan berdialog dengan para mustahik sekaligus mengenal lebih dekat kondisi kehidupan serta potensi usaha yang dapat dikembangkan melalui program zakat produktif.

 

Keduanya mengaku bahagia dapat bertemu langsung dengan para penerima manfaat. Mereka juga tertarik dengan konsep pemberdayaan ekonomi yang diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang.

 

“Kami sangat berterima kasih karena telah memfasilitasi pertemuan ini. Kami merasa senang bisa bertemu langsung dengan para mustahik dan mengenal mereka lebih dekat. Kami berharap zakat ini tidak hanya sekadar disalurkan, tetapi dapat membantu mereka mengembangkan usaha, meningkatkan kesejahteraan, dan mengubah kehidupan menjadi lebih baik,” ungkap Mrs. Alia dan Amran.

 

Keduanya juga berharap seluruh proses pelaksanaan program dapat didokumentasikan melalui video, mulai dari pembelian barang kebutuhan usaha, persiapan bantuan hingga penyaluran kepada para mustahik. Dokumentasi tersebut diharapkan menjadi bentuk transparansi dan pertanggungjawaban atas amanah yang diberikan.

 

Sementara itu, Muhammad Rudini menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kepedulian kedua wisatawan asal Inggris tersebut.

 

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan yang tidak mengenal batas negara sekaligus peluang membangun kolaborasi kebaikan secara berkelanjutan.

 

“Kepedulian tidak mengenal batas negara dan jarak geografis. Apa yang dilakukan Mrs. Alia dan Amran menjadi contoh bahwa zakat dapat menjadi jembatan kebaikan lintas negara,” ujarnya.

 

Rudini juga berharap pengalaman tersebut dapat menginspirasi keluarga, rekan, dan komunitas Mrs. Alia dan Amran di Inggris untuk turut berpartisipasi dalam gerakan kebaikan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Lombok Tengah.

 

Ketua II BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, TGH. Lalu Mala Syar’i, turut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Mrs. Alia dan Amran. Menurutnya, zakat produktif merupakan salah satu instrumen penting dalam mengubah pola penyaluran zakat dari bantuan konsumtif menjadi pemberdayaan yang berorientasi pada kemandirian ekonomi.

 

“Zakat tidak hanya berbicara tentang memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga bagaimana membangun kemandirian mereka. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha para mustahik sehingga ke depan mereka mampu meningkatkan taraf hidup dan bahkan menjadi muzaki,” ungkap TGH. Lalu Mala Syar’i.

 

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS Lombok Tengah akan mengawal proses penyaluran dan pemanfaatan zakat tersebut agar tepat sasaran, transparan, serta memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat.

 

BAZNAS Lombok Tengah berkomitmen mengelola amanah tersebut secara terencana, transparan, dan akuntabel dengan mengedepankan keberlanjutan program pemberdayaan.

 

Melalui zakat produktif senilai Rp19,5 juta tersebut, diharapkan para mustahik tidak hanya memperoleh bantuan sesaat, tetapi juga memiliki kesempatan membangun usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

 

Dari Inggris untuk Lombok, kepedulian lintas negara itu diharapkan menjadi awal tumbuhnya harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat penerima manfaat.

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600