Lombok Barat,- Pasar yang merupakan menjadi salah satu aset pendapatan asli daerah (PAD) kini kondisinya sangat memprihatinkan karena akibat dari pandemi covid 19 ini, oleh karenanya Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Lombok Barat siap bersinergi dengan para pelaku pedagang di pasar.
Sekjend DPD APPSI Lombok Barat, Adies mengatakan siap bersinergi dengan APKLI dan mengibarkan APPSI di pasar-pasar Lombok Barat
“Melaui wadah pasar ada 2 ada namanya APPSI dan ada istilah APKLI, artinya bahwa kalau APPSI itu ruang lingkupnya di dalam pasar yang nantinya kita geluti, oleh karena itu kami akan siap kibarkan DPD APPSI di Lombok Barat,” Ungkap.
Dari 10 kecamatan di Lombok Barat terpilihlah “Munawir” sebagai ketua umum DPD APPSI Lobar yang terpilih secara aklamasi di Gerung pada, Selasa. 10/08/21
Ketua APPSI Lombok Barat, Munawir mengatakan APPSI akan memberikan manfaat ke pedagang pasar.
“hubungan emosiaonal dengan para pedagang yang ada di dalam pasar, kemudian pedagang pasar bisa di jadikan mitra dari APPSI itu sendiri dan APPSI dapat memberikan manfaat kedepanyan kepada seluruh pedagang di pasar, berdasarkar data yang kita himpun ada sekitar 150-an ribu lebih pelaku pedagang yang ada di dalam pasar,”Ungkapnya.
“Dari sekian ribu jumlah tersebut sebisa mungkin kita yang ada di DPD APPSI Lombok Barat ini mampu menjambati kepentingan para pedagang dengan pemerintah dan swasta sehingga dapat mengurangi beban mereka sewa los pasar atau kios di pasar yang nominalnya itu 1.700.000/tahun kalau mereka tidak terbebani dengan nominal tersebut maka ini perlu kita pertahankan nantinya,” Terangnya kepada media ini.
Ia meminta agar pihak perbankan atau dinas membrrikan keringan bunga untuk ara anggota APPSI Lombok Barat.
“Bagaimana nanti APPSI bisa meringankan mereka melalui kerja sama dengan pihak terkait nantinya, sebut saja nantinya kerja sama dengan pihak perbankkan atau di dinas permodalan untuk memberikan keringan dalam bunga dana pinjaman,” Pintanya
“Aksi pembuatan tabungan ke pihak perbankkan dan tertulis nama APPSI di tabungannya atau ATM artinya mereka yang punya los/kios di pasar dapat menyicil retribusi pasar melalui tabungannya sehingga akan mempermudah mereka membayar retribusi tahunannya, berapa minimal akan menjadi saldo mereka supaya terpenuhi retribusi pasar,” Lanjutnya
“Karena Setelah 3 tahun pandemi ini masuk banyak pedagang yang tidak membayar satu los pasar/kios, nah di sinilah kita akan berusaha keras untuk dapat membantu para pedagang, Artinya prinsip dari APPSI itu sendiri supaya APPSI ini dapat di terima dan di cintai dengan baik oleh para pedagang di pasar, Disperidag pun sangat mendukung dengan keberadaan APPSI karena kedepannya mampu memberikan manfaat yang baik, baik itu di kingkup kepemerintahan maupun bagi masyarakat pedagang di pasar,” Terangnya
“Lombok Barat akan menjadi satu-satunya di NRB akan deklarasikan DPD APPSI kemudian dapat melakukan advokasi secara hukum kepada pedagang dan mempunyai tempat mereka mengadu terkait kondisi pasar terlebih mereka saat ini kesulitan membayaran retribusi pasar tahunan, maka ini menjadi PR besar juga bagi APPSI,” Puingkasnya. (Ishak/Red)


