Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaPendidikan

Dies Natalis ke-60, UIN Mataram Perkuat Daya Saing Internasional

×

Dies Natalis ke-60, UIN Mataram Perkuat Daya Saing Internasional

Sebarkan artikel ini
Dies Natalis ke-60 UIN Mataram menjadi momentum memperkuat kualitas akademik, internasionalisasi, dan daya saing perguruan tinggi di tingkat global.
MATARAM, 26 Oktober 2026 — Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram memperingati Dies Natalis ke-60 melalui Sidang Senat Terbuka pada Senin (26/10/2026). Momentum enam dekade ini menjadi refleksi perjalanan institusi sekaligus peneguhan komitmen untuk memperkuat kualitas akademik dan daya saing internasional.

Peringatan Dies Natalis ke-60 UIN Mataram tidak hanya menandai perjalanan panjang perguruan tinggi Islam tersebut. Momentum ini juga menegaskan arah pengembangan universitas dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi, perkembangan ilmu pengetahuan, dan persaingan global.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Mataram menekankan pentingnya menjadikan perjalanan sejarah sebagai pijakan untuk melangkah ke masa depan. Universitas berkomitmen memperkuat keunggulan akademik, membangun karakter, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

IKLAN
Example 300x600

Enam Dekade Perjalanan Pendidikan Islam

Perjalanan UIN Mataram merupakan bagian penting dari perkembangan pendidikan tinggi Islam di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan kawasan Indonesia bagian timur. Institusi ini berawal dari IAIN Mataram yang memiliki akar sejarah sebagai cabang IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Seiring perkembangan kebutuhan pendidikan dan masyarakat, institusi tersebut mengalami berbagai tahapan transformasi hingga resmi menjadi Universitas Islam Negeri Mataram pada 2017.

Perubahan status ini menjadi tonggak penting dalam memperluas cakrawala keilmuan dan meningkatkan kontribusi perguruan tinggi Islam. Transformasi tersebut juga membuka peluang untuk memperkuat integrasi ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai keislaman.

Selama enam dekade, UIN Mataram tumbuh bersama harapan masyarakat terhadap pendidikan yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas. Kampus tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak, spiritualitas, dan kepedulian sosial.

Dengan peran tersebut, UIN Mataram menjadi salah satu institusi strategis dalam pengembangan pendidikan Islam di kawasan Bali dan Nusa Tenggara (Bali Nusra).

UIN Mataram Perkuat Sumber Daya Akademik

Memasuki usia ke-60, UIN Mataram memiliki modal akademik yang semakin kuat. Saat ini, universitas tersebut didukung oleh 73 Guru Besar dan 174 doktor.

Kekuatan sumber daya manusia ini menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan budaya akademik.

Keberadaan para Guru Besar dan doktor juga diharapkan mampu mendorong lahirnya penelitian yang relevan, inovasi, serta pemikiran kritis untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Selain itu, tenaga akademik berperan penting dalam membimbing mahasiswa, mengembangkan kolaborasi penelitian, dan memperluas jejaring keilmuan. Dengan demikian, capaian akademik tidak hanya tercermin melalui gelar, tetapi juga melalui karya dan kontribusi yang memberikan manfaat luas.

Perkuat Publikasi Ilmiah dan Reputasi Global

Penguatan penelitian dan publikasi ilmiah menjadi bagian penting dari upaya UIN Mataram meningkatkan daya saing internasional. Produktivitas akademik dosen berperan dalam memperluas diseminasi pengetahuan sekaligus meningkatkan visibilitas karya ilmiah di tingkat global.

Dalam sambutannya, Rektor menempatkan pengembangan reputasi akademik sebagai salah satu bagian dari agenda kemajuan universitas. Upaya tersebut berkaitan dengan perkembangan pemeringkatan perguruan tinggi, seperti Webometrics Ranking of World Universities, QS World University Rankings, dan Times Higher Education (THE) World University Rankings.

Untuk mendukung langkah tersebut, UIN Mataram perlu terus memperkuat kualitas publikasi, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola profesional, dan kemitraan internasional.

Meski demikian, pemeringkatan bukanlah tujuan akhir. Instrumen tersebut dapat menjadi salah satu sarana evaluasi untuk melihat perkembangan institusi dan mendorong peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, kualitas pendidikan dan manfaat penelitian bagi masyarakat tetap menjadi ukuran penting keberhasilan perguruan tinggi.

Kehadiran 43 Mahasiswa Asing dari 10 Negara

Komitmen internasionalisasi UIN Mataram juga tercermin dari kehadiran 43 mahasiswa asing yang berasal dari 10 negara.

Kehadiran mahasiswa internasional membuka ruang interaksi lintas budaya dan memperkaya pengalaman akademik di lingkungan kampus. Perbedaan bahasa, latar belakang, serta pengalaman hidup menjadi peluang untuk membangun dialog dan memperluas wawasan sivitas akademika.

Selain itu, mahasiswa asing dapat menjadi bagian dari penguatan jejaring pendidikan internasional. Interaksi mereka dengan mahasiswa lokal turut membuka kesempatan untuk memperkenalkan nilai-nilai keislaman yang ramah, moderat, dan menghargai keberagaman.

Dari Mataram, UIN Mataram berupaya mempertemukan nilai keislaman, kearifan lokal, dan perkembangan ilmu pengetahuan dengan perspektif masyarakat dunia.

Akreditasi Internasional untuk 30 Program Studi

Langkah lain dalam memperkuat daya saing internasional adalah proses akreditasi internasional oleh Acquin terhadap 30 program studi di UIN Mataram.

Proses ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan memperkuat pengakuan terhadap standar akademik universitas.

Akreditasi internasional mendorong program studi mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola akademik, layanan mahasiswa, hingga relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

Lebih dari sekadar pencapaian administratif, proses akreditasi diharapkan dapat membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Mutu pendidikan harus tercermin dalam pembelajaran, penelitian, integritas akademik, kompetensi lulusan, dan kemampuan institusi beradaptasi terhadap perubahan.

Karena itu, penguatan standar pendidikan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan akademik dan pengembangan kompetensi mahasiswa.

Dies Natalis ke-60 Menjadi Momentum Transformasi

Peringatan Dies Natalis ke-60 UIN Mataram menjadi pengingat bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari usia, jumlah Guru Besar, publikasi ilmiah, atau jumlah mahasiswa internasional.

Hal yang tidak kalah penting adalah kemampuan universitas menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat, melahirkan lulusan berintegritas, memperkuat moderasi beragama, dan mengembangkan ilmu pengetahuan untuk kemaslahatan bersama.

Tantangan transformasi digital, perubahan kebutuhan dunia kerja, persaingan global, persoalan lingkungan, dan dinamika sosial-keagamaan menuntut universitas untuk terus berinovasi.

Oleh sebab itu, UIN Mataram perlu memperluas kolaborasi, mengembangkan penelitian unggulan, meningkatkan kualitas publikasi, serta memperkuat kemitraan internasional. Inovasi pembelajaran juga perlu terus dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.

Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-60 akhirnya menjadi momentum untuk menghubungkan sejarah, pencapaian saat ini, dan cita-cita masa depan.

Dengan dukungan 73 Guru Besar, 174 doktor, 43 mahasiswa asing dari 10 negara, serta proses akreditasi internasional bagi 30 program studi, UIN Mataram memiliki modal penting untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan reputasinya.

Enam puluh tahun perjalanan UIN Mataram menjadi kisah tentang ilmu pengetahuan, pengabdian, dan harapan yang terus tumbuh. Dari tanah Lombok, UIN Mataram meneguhkan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi Islam yang unggul dalam akademik, kuat dalam karakter, terbuka terhadap pergaulan global, dan memberikan manfaat nyata bagi umat, bangsa, serta kemanusiaan.

Sebab, universitas yang besar bukan hanya universitas yang panjang sejarahnya, melainkan juga institusi yang terus menghadirkan harapan dan meninggalkan jejak kebaikan bagi generasi mendatang.

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600