Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomi

Bank NTB Syariah Teken Empat Akad Murabahah Koperasi Merah Putih, Dorong Akselerasi Inklusi Keuangan Syariah

×

Bank NTB Syariah Teken Empat Akad Murabahah Koperasi Merah Putih, Dorong Akselerasi Inklusi Keuangan Syariah

Share this article

Bank NTB Syariah kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat inklusi keuangan syariah dan pemberdayaan UMKM di Nusa Tenggara Barat.

 

IKLAN
Example 120x600

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan empat akad pembiayaan Koperasi Merah Putih dengan skema murabahah yang dilaksanakan serentak pada pembukaan Rapat Kerja (Raker) Bank NTB Syariah.

 

Penandatanganan akad berlangsung di Auditorium Raudhah Lantai 6 Kantor Pusat Bank NTB Syariah, bertepatan dengan Raker bertema “Back On Track Menuju Jalan Berkah Bermakna”, dan secara resmi dibuka serta disaksikan langsung oleh Gubernur Provinsi NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

 

Empat koperasi yang menerima pembiayaan tersebut meliputi Koperasi Desa Merah Putih Ranjok, Koperasi Desa Merah Putih Jembatan Kembar, Koperasi Kelurahan Merah Putih Ampenan Utara, dan Koperasi Desa Merah Putih Bilelando.

 

Seluruh koperasi memperoleh pembiayaan modal kerja untuk pengadaan barang dagang berupa kebutuhan pokok (sembako).

 

Total pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp85 juta. Sebesar Rp75 juta disalurkan melalui Bank NTB Syariah Kantor Cabang Sriwijaya kepada tiga koperasi, sementara Rp10 juta disalurkan melalui Kantor Cabang Pembantu Mujur kepada satu koperasi. Seluruh pembiayaan diberikan dengan tenor 24 bulan.

 

 

Penandatanganan akad dilakukan oleh Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Sriwijaya, Irfan Firmansyah, dan Sub Branch Manager KCP Mujur, Edwin Satria, bersama perwakilan masing-masing koperasi penerima pembiayaan.

 

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penandatanganan pembiayaan ini merupakan implementasi nyata dari tema Raker tahun ini.

 

“Penandatanganan empat pembiayaan Koperasi Merah Putih hari ini adalah wujud komitmen kami agar setiap langkah bisnis Bank NTB Syariah memberikan dampak ganda, baik nilai ekonomi maupun nilai sosial,” ujar Nazaruddin.

 

Ia menegaskan filosofi Bank NTB Syariah, “Berkah untuk kita, Bermakna untuk mereka.”

 

Menurutnya, keberkahan kinerja bank harus diterjemahkan dalam kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya melalui pembiayaan koperasi dan UMKM agar dapat tumbuh dan berdaya saing.

 

Bank NTB Syariah berharap pembiayaan ini mampu meningkatkan volume usaha koperasi, memperkuat permodalan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan berbasis prinsip syariah.

 

Rapat Kerja Bank NTB Syariah sendiri berlangsung selama dua hari, 11–12 Desember 2025, dengan agenda pembahasan strategi korporasi tahun 2026 dan seterusnya.

 

Fokus utama Raker meliputi penguatan bisnis inti, pengembangan layanan digital, serta peningkatan kontribusi sosial dan ekonomi berbasis syariah di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Example 120x600
Example 120x600