Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaHeadline

Lampaui Target, MotoGP Mandalika 2026 Dongkrak Ekonomi hingga Rp5,2 Triliun

×

Lampaui Target, MotoGP Mandalika 2026 Dongkrak Ekonomi hingga Rp5,2 Triliun

Sebarkan artikel ini

 

LOMBOK TENGAH | LOMBOK FOKUS – Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika kembali mencatatkan capaian positif. Ajang balap motor kelas dunia tersebut berhasil menghasilkan perputaran ekonomi mencapai Rp5,2 triliun, melampaui target awal sebesar Rp5 triliun.

IKLAN
Example 300x600

 

Selain dampak ekonomi, MotoGP Mandalika tahun ini juga mencatatkan jumlah penonton sebanyak 157.875 orang. Capaian tersebut menunjukkan tren peningkatan antusiasme masyarakat terhadap gelaran balap internasional di Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, mengatakan peningkatan tersebut terlihat dalam berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari jumlah penonton, keterlibatan tenaga kerja lokal, hingga dampak ekonomi bagi masyarakat.

 

Menurut Troy, tren peningkatan jumlah penonton terus berlangsung sejak 2022 hingga 2026. Antusiasme masyarakat bahkan terlihat dari penjualan tiket kategori *Early Bird* yang habis terjual hanya dalam waktu satu minggu.

 

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kehadiran pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, turut menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton,” ungkap Troy, Selasa (27/10/2026).

 

Ia menjelaskan, kehadiran kedua pembalap Tanah Air tersebut mampu menarik minat masyarakat luas, termasuk mereka yang sebelumnya belum pernah menyaksikan balapan MotoGP secara langsung.

 

Dari sisi ekonomi, Troy menegaskan bahwa perputaran uang sebesar Rp5,2 triliun menjadi bukti besarnya dampak penyelenggaraan event internasional tersebut terhadap perekonomian nasional maupun daerah.

 

Kesuksesan itu, lanjutnya, tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat di tingkat desa.

 

Dukungan juga datang dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang turut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan asal Yogyakarta ke Mandalika. Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal juga memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang balap internasional tersebut.

 

Tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi dan pariwisata, MotoGP Mandalika 2026 juga memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.

 

Troy menyebutkan, sebanyak 3.900 tenaga kerja lokal asal NTB dilibatkan dalam penyelenggaraan tahun ini. Jumlah tersebut meningkat sekitar 16,7 persen.

 

Salah satu capaian menarik terlihat dari keterlibatan perempuan sebagai marshal atau petugas lintasan. Dari total 437 marshal yang bertugas, sebanyak 20 orang di antaranya merupakan perempuan asal NTB. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya yang hanya sembilan orang.

 

Keterlibatan marshal perempuan ini menjadi bukti semakin terbukanya kesempatan bagi tenaga kerja lokal untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan event olahraga bertaraf internasional.

 

Dari sektor transportasi, kelancaran mobilitas penonton juga didukung oleh pengoperasian 66 penerbangan tambahan atau *extra flight* yang melayani rute menuju Lombok, Jakarta, Bali, dan sejumlah kota lainnya.

 

Dukungan berbagai maskapai penerbangan turut memperkuat konektivitas dan memudahkan mobilitas wisatawan selama berlangsungnya ajang tersebut.

 

Dengan berbagai capaian tersebut, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi balap motor kelas dunia, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi, pariwisata, serta pemberdayaan sumber daya manusia lokal di Nusa Tenggara Barat.

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600