Lombok Tengah | Lombok Fokus – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispussipda) Kabupaten Lombok Tengah kembali menggelar Festival Literasi Lombok Tengah 2025 pada 14–16 November 2025. Acara dipusatkan di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Jalan Ahmad Yani No. 1 Praya.
Festival yang mengusung tema “Membangun Literasi Menuju Lombok Tengah Masmirah” ini menjadi ruang publik yang menghadirkan edukasi, kreativitas, dan hiburan berbasis literasi bagi masyarakat. Kegiatan dirangkaikan dengan pameran, bazar, kompetisi, hingga gelar wicara yang melibatkan pelajar, komunitas, serta pemerhati literasi.
Kepala Dispussipda Lombok Tengah, H. Muliawan, menegaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari rangkaian program literasi yang dijalankan sepanjang tahun. “Festival Literasi adalah momentum untuk menampilkan capaian literasi desa, komunitas, serta upaya pemerintah daerah dalam mendorong budaya baca. Program ini merupakan rangkaian dari bimbingan teknis, pelatihan, dan lomba yang telah berlangsung sebelumnya,” ujarnya.
Tahun ini, Festival Literasi menghadirkan 12 stan pameran yang menampilkan produk-produk literasi dari perpustakaan desa, komunitas masyarakat, pegiat literasi, hingga peneliti lokal. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai agenda menarik, di antaranya:
Pameran Produk Literasi
Bazar Buku Murah
Gelar Wicara dan Diskusi Publik
Pameran Naskah Kuno
Panggung Seni dan Literasi
Lomba Menggambar bagi pelajar
Pasar Kuliner dengan tenant UMKM lokal
Selain menumbuhkan minat baca, festival ini juga dirancang sebagai ruang kreasi dan interaksi generasi muda.
Salah satu fokus festival adalah memperkuat literasi anak melalui program Balita Masmirah (Bangun Literasi Anak Menuju Masyarakat Lombok Tengah Masmirah). Program ini bertujuan menanamkan kecintaan membaca sejak dini dengan menghadirkan aktivitas belajar sambil bermain.
“Kami ingin masyarakat lebih dekat dengan perpustakaan. Semoga melalui festival ini, budaya baca di Lombok Tengah semakin hidup dan kunjungan perpustakaan meningkat,”pungkas H. Muliawan.






