Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaHeadline

Viral! Kepala Desa Bonder di Lombok Tengah Mandi di Jalan Berlubang, Aksi Nekat Ini Bikin Warganet Heboh

×

Viral! Kepala Desa Bonder di Lombok Tengah Mandi di Jalan Berlubang, Aksi Nekat Ini Bikin Warganet Heboh

Sebarkan artikel ini
Viral! Kepala Desa Bonder di Lombok Tengah Mandi di Jalan Berlubang, Aksi Nekat Ini Bikin Warganet Heboh
Kepala Desa Bonder Mandi Lumpur. Dok: Rebe untuk Lombok Fokus

LOMBOK TENGAH – Aksi tak biasa dilakukan Kepala Desa Bonder, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Selamat Riadi, mendadak viral di media sosial. Pria yang akrab disapa Rebe itu terekam kamera mandi di genangan air pada jalan berlubang, Sabtu (20/12/2025).

Bukan tanpa alasan. Aksi tersebut merupakan bentuk protes keras terhadap kondisi jalan rusak yang sudah lama dikeluhkan warga, namun tak kunjung mendapat perbaikan dari pemerintah.

IKLAN
Example 300x600

Dalam video yang beredar luas, Rebe tampak santai mandi di kubangan air berlumpur tepat di tengah badan jalan. Warga dan pengguna jalan yang melintas hanya bisa menyaksikan aksi itu dengan ekspresi campur aduk antara heran, prihatin, dan geram.

Aksi tersebut sontak menyedot perhatian publik dan memicu gelombang komentar dari warganet. Banyak yang menilai aksi itu sebagai tamparan keras bagi pemerintah daerah.

Tak hanya sang kepala desa, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Kecamatan Praya Barat juga ikut turun ke jalan. Mereka melakukan aksi mandi lumpur bersama sebagai bentuk solidaritas dan kekecewaan atas lambannya penanganan infrastruktur di wilayah mereka.

Video viral ini pertama kali diunggah akun Facebook @Dneq Husen. Dukungan pun mengalir deras. Salah satu warganet dengan akun Bajang Lauq berharap aksi ekstrem tersebut bisa membuka mata para pengambil kebijakan.

“Mudah-mudahan lewat video mandi di lubang jalan raya ini, DPR terbangun dari tidurnya untuk segera menyampaikan aspirasi masyarakat Praya Barat,” tulisnya di kolom komentar.

Ketua Karang Taruna Indonesia Lombok Tengah, Sadam Husen, membenarkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk protes kolektif warga dan pemuda.

“Ini bentuk protes pemuda dan warga melalui Karang Taruna Kecamatan Praya Barat,” ujar Husen saat dikonfirmasi, Minggu (21/12/2025).

Ia mengungkapkan, pihak desa sebenarnya telah berulang kali berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Namun, jawaban yang diterima selalu sama: terkendala anggaran.

“Sebelumnya sudah kami komunikasikan dengan pemerintah kabupaten, tapi katanya belum ada anggaran,” ungkapnya.

Tak ingin hanya mengeluh, Karang Taruna Praya Barat akhirnya mengambil langkah mandiri. Mereka melakukan penggalangan dana swadaya untuk perbaikan darurat jalan yang rusak.

“Kegiatan ini sudah berjalan sekitar dua minggu. Kami lakukan donasi untuk perbaikan sementara sambil menunggu anggaran dari pemerintah kabupaten maupun provinsi NTB,” jelas Husen.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah terkait aksi mandi lumpur yang menghebohkan jagat maya tersebut.

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600