Verification: 27a3a887773ff714

Titik Temu Atas Polemik Penyaluran BPNT Di Desa Pengembur.

  • Bagikan
Sabolah
Titik Temu Atas Polemik Penyaluran BPNT Di Desa Pengembur.
Lombok Tengah, lombokfokus.com – Sejak Jam 08.00 pagi terlihat Antusisasme Masyarakat Penerima Manfaat (PM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Memenuhi Aula Kantor Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Untuk mengantri pembagian rekening oleh petugas TKSK-Pujut. Kamis 04/07/2019.
Sebelumnya sempat terjadi polemik antara ketua Karang Taruna Desa (KTD) Pengembur dengan petugas Operator Desa & Petugas PKH desa pengembur terkait dengan data penerima manfaat BPNT.
” Terkait dengan data yang digunakan oleh petugas atau operator di desa pengembur, bantuan yang berupa (BPNT) memang benar data yang digunakan adalah data tahun 2007 dan data itu turun dari pusat. Tidak ada kejanggalan dari pihak yang bertugas terkait dengan data tersebut ” Ungkap M.Sadli (Ketua KTD-Pengembur) Mengklarifikasi polemik yang terjadi.
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pujut dalam hal ini bersinergi dengan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Se-kecamatan Pujut, Bersama-sama menyalurkan Bantunan tersebut dalam bentuk rekening, nantinya digunakan untuk mengambil bantuan di e-warong yang telah terdaftar.
” Semoga pendistribusian kartu BPNT untuk masyarakat kurang mampu di desa pengembur dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga mereka khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan beras dan telur, dari pembelanjaan kartu non tunai (BPNT) di kios kios e-warong, sementara di desa pengembur yg sudah di tunjuk oleh pemerintah ” Ungkap Regen (Ketua Koordinator TKSK-Pujut)
“Adapun mekanisme pembagiannya adalah dengan melibatkan segenap unsur pemerintahan yg selaras dengan program ini mulai dari pemerintahan camat kasi kesejahteraan ,opdes, kades, dan perangkat desa, Babinsa ,Babinkamtibmas, pendamping PKH setiap desa yg tentunya melalui tahapan koordinasi, konsolidasi dan sosialisasi bersama di kantor desa masing-masing setelah tercapai sebuah kesepahaman program, maka kami tetapkan jadwal pendistribusian kartunya ” Tambah Regen dalam statemennya.
Dilansir dari sasakpedia.com, Jawaban dari salah satu petugas PKH desa pengembur terkait dengan masalah penerima BPNT yang sudah meninggal.
“Jika sudah minggal dunia, bisa dibuatkan surat ahli waris. Dalam pembagian BPNT ini dia cuma dapat satu kali, Karena dia menggunakan nama orang yang sudah meninggal, misalnya manakala surat ahli waris digunakan untuk mengambil BPNT, konsekuensinya yaitu dia cuma dapat satu kali, setelah dia membelanjakan kartunya bulan ini maka kartu itu akan di tarik sama bank untuk mengusung kembali nama pengganti di program berikutnya ” Ungkap syarifudin
Acara penyaluran hari ini bisa dikatakan lancar dari pagi hingga sore hari.
” Sejak Jam 08.30 bisa di katakan lancar, dalam mekanisme yang telah ditentukan banyak masyarakat yang belum punya KTP dan Tidak membawa KTP. temuan kami yang paling banyak adalah banyaknya beda nama dalam data tersebut” Tambahnya.
” Dengan keterbatasan petugas untuk melayani masyarakat desa pengembur, Alhamdulillah penyaluran rekening hari ini berjalan lancar ” Pungkas Syarifudin.
Terkait dengan masih banyak masyarakat yang belum kebagian, atau masih bermasalah di persyaratan yang bersifat administratif, pembagian akan dilanjutkan jika pihak Bank terkait menjadwalkan penyaluran tersebut. (wds)
www.lombokfokus.com

Facebook

READ  Forum Komunikasi Orang Orang Papua Jatim Mendukung Pelaksanaan Otsus Jilid II
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Subscribe for notification
Refleksi HANI, Wartiah dan Rumah Aspirasi Gelar Loma Video Kreatif Mantan Wakil Gubernur NTB Wafat Aksi Joget Tiktok di Lombok Viral