LOMBOK TENGAH | LOMBOK FOKUS – Prestasi membanggakan ditorehkan siswi Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Darul Aminin NW Aikmual, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Era Fazira berhasil meraih juara pertama bidang Fisika dalam ajang COSMII (Competition Olympiade Sains, Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia) 2026 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Capaian tersebut mengantarkannya melaju ke tingkat nasional.
Babak nasional kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19–20 Desember 2026 di Universitas Indonesia (UI).
Berdasarkan sertifikat penghargaan nomor 036/PAN-COSMII//X/2026, Era tercatat meraih Juara 1 Fisika Level 5 pada babak penyisihan COSMII 2026 yang berlangsung di Mataram pada 11 Oktober 2026.
Kepala MAS Darul Aminin NW Aikmual, Zulfikri, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih anak didiknya. Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus membuktikan bahwa siswa dari lembaga pendidikan swasta mampu bersaing dalam kompetisi akademik.
“Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih Era Fazira. Ini menjadi kebanggaan bagi madrasah karena siswa kami mampu menunjukkan kemampuan dan bersaing dengan peserta dari berbagai sekolah hingga berhasil melaju ke tingkat nasional,” ujar Zulfikri.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik dan berani mengikuti berbagai kompetisi.
“Harapan kami, Era dapat mempersiapkan diri dengan maksimal untuk menghadapi kompetisi nasional dan memberikan hasil terbaik. Semoga prestasi ini juga menjadi penyemangat bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi,” tambahnya.
Sementara itu, Era Fazira mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari persiapan dan pembinaan yang dilakukan secara intensif. Selama kurang lebih dua bulan, ia mengikuti proses pembelajaran dengan membahas kumpulan soal kompetisi, baik melalui bimbingan rutin di madrasah maupun belajar mandiri di rumah.
Menjelang pelaksanaan kompetisi, Era semakin memfokuskan waktunya untuk mempersiapkan diri dengan mempelajari kembali soal-soal tingkat kabupaten dan lembar soal COSMII.
“Saya memanfaatkan waktu yang tersisa untuk belajar dan membahas kembali soal-soal yang pernah dipelajari. Setiap hari ada bimbingan di madrasah, kemudian saya lanjutkan belajar sendiri di rumah,” ungkap Era.
Di tengah persiapan tersebut, Era tetap aktif mengikuti sejumlah kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler, seperti Palang Merah Remaja (PMR), OSIS, English Club, dan Pramuka.
Ia mengaku sempat merasa gugup ketika harus bersaing dengan peserta dari sekolah-sekolah unggulan di Kota Mataram dan daerah lainnya. Namun, hal itu justru menjadi motivasi untuk membuktikan kemampuannya.
“Awalnya saya sempat gugup karena harus bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan. Tetapi saya berusaha tetap percaya diri dan optimistis. Saya ingin membuktikan bahwa siswa dari madrasah swasta juga mampu bersaing,” katanya.
Menurut Era, kepercayaan diri, keberanian mengambil kesempatan, dan sikap optimistis menjadi hal penting dalam mengikuti kompetisi. Ia juga memilih untuk fokus memberikan hasil terbaik tanpa membandingkan kemampuannya dengan peserta lain.
Selain persiapan akademik, Era menyebut doa orang tua, dukungan keluarga, bimbingan para ustazah, serta ibadah menjadi bagian penting dalam perjalanan meraih prestasi tersebut.
Diketahui, MAS Darul Aminin NW Aikmual mengirimkan tiga perwakilan dalam kompetisi tingkat provinsi. Selain Era yang meraih juara pertama bidang Fisika, dua peserta lainnya berhasil masuk 10 besar, masing-masing pada peringkat delapan bidang Matematika dan peringkat sepuluh bidang Biologi.
Namun, berdasarkan ketentuan kelolosan yang ditetapkan hingga peringkat tujuh, hanya Era yang berhak melanjutkan kompetisi ke tingkat nasional.
Capaian tersebut menjadi prestasi tersendiri bagi MAS Darul Aminin NW Aikmual. Pasalnya, keikutsertaan dalam ajang COSMII merupakan pengalaman pertama bagi madrasah tersebut. Pada kesempatan perdana itu, mereka langsung berhasil mengantarkan salah satu siswanya ke tingkat nasional.
Era merupakan anak ketiga dari empat bersaudara yang berasal dari keluarga petani di Aikmual. Ke depan, ia bercita-cita melanjutkan pendidikan di bidang Farmasi Universitas Indonesia (UI).
Ketertarikannya terhadap ilmu kimia menjadi salah satu alasan memilih bidang tersebut. Ia berharap kelak dapat mendalami ilmu farmasi dan berkontribusi dalam pengembangan serta produksi obat-obatan.
Kini, Era tengah mempersiapkan diri menghadapi babak nasional dengan harapan dapat kembali menorehkan prestasi sekaligus membawa nama baik madrasah dan Kabupaten Lombok Tengah.















