Verification: 27a3a887773ff714
banner 120x600
banner 120x600

Sirkulasi Kuasaan dan Pilkada Serentak

Sabolah
Sirkulasi Kuasaan dan Pilkada Serentak

Oleh : Bambang Mei Finarwanto, SH.

Pilkada tujuh kabupaten kota masih setahun lagi. Tapi waktu 1 tahun itu tidaklah lama utk calon kepala daerah yg hendak tampil. Mau dia incumben / petahana , pendatang baru ataupun siapa saja memiliki kesempatan yang sama utk memenangkan konstestasi tersebut.

BANK NTB Syariah

Tidak ada yg lebih unggul atau merasa digdaya dengan asumsi asumsi yg dibangun secara sepihak. Politik itu unpredictable , semua serba mungkin terjadi dlm perjudian demokrasi yg bernama Pilkada .

Makin banyak pendatang baru calon kepala daerah , maka peluang probalitas untuk memenangkan konstestasi memilki kemungkinan yang sama dengan Paslon lain. Sebaran dukungan makin heterogen .

Saling klaim kekuatan politik pembuktiannya kelak pada saat start dimulainya musim kampanye . Disitu akan terlihat para petarung dengan kuda pacunya masing2.

Maka sebelum konstestasi dimulai dng resmi , tidak ada yg boleh melarang , menaifkan bahkan menganggap tidak ada calon kepala daerah yang kuat selain petahana. Pertarungan belum dimulai , apapun bisa terjadi.

Membangun Asumsi seolah olah calon petahana powerfull , tak terkalahkan itu analisis yang tradisionil. Ngawur. Bulshit.

Petahana hanya memiliki kenangan kemenangan era sebelumnya dlm angka maupun fakta. Itu kisah masa lalunya , lima tahun silam dan tak bisa dipungkiri.

Tapi masalahnya , sukses glory lima tahun yg lalu apakah secara vis a vis masih bisa dijadikan parameter untuk mengukur *Guardian Power* dalam konstestasi pilkada 2020 ? . Tentu masih bisa diperdebatkan.

Maka mendorong munculnya calon -calon petarung baru dlm pilkada kelak merupakan salah satu cara/ spirit dalam kerangka  membangun harapan terjadinya sirkulasi kekuasaan secara sehat . Kekuasaan yg terlalu lama dikangkangi tidak baik bagi rotasi kepemimpinan, apapun dalih dan apologi yg hendak dijadikan argumentasinya.

Penulis merupakan Direktur Lembaga Kajian Sosial Mi6

www.lombokfokus.com

Facebook

Sabolah
READ  Modernitas, Refleksi Kritis Gaya Hidup Masyarakat Konsumsi
banner 120x600
Sabolah

Tinggalkan Balasan

Sabolah
Subscribe for notification