Scroll untuk baca artikel

Plafon Puskesmas Kopang Rusak, Dinas Kesehatan Lakukan Perbaikan

×

Plafon Puskesmas Kopang Rusak, Dinas Kesehatan Lakukan Perbaikan

Share this article

Lombok Tengah – Insiden kerusakan plafon puskesmas kembali terjadi di Lombok Tengah. Setelah sebelumnya terjadi di Puskesmas Batu Jangkih, kali ini penutup plafon ruang tunggu dan lobi Puskesmas Kopang mengalami kerusakan dan jatuh pada Selasa malam (11/02) akibat cuaca lembab dan hujan deras yang melanda wilayah tersebut.

 

IKLAN
Example 120x600

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, Dr. H. Suardi, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa material gypsum yang digunakan sebagai penutup plafon tidak tahan terhadap kelembaban dan akhirnya terlepas.

 

“Penutup plafon berbahan gypsum memang rentan terhadap kelembaban dan air. Akibat hujan deras dan hawa lembab, bautnya terlepas dan material jatuh. Namun, rangka plafonnya tetap utuh dan tidak ada kerusakan struktural,” jelas Suardi.

 

Merespons kejadian ini, pihak Dinas Kesehatan langsung melakukan perbaikan dengan mengganti material penutup plafon menggunakan kalcyboard, yang lebih tahan terhadap cuaca dan kelembaban.

 

“Kerusakan sudah diperbaiki hari ini, dan pembersihan juga telah selesai dilakukan. Kami mengganti gypsum dengan kalcyboard yang lebih tahan terhadap cuaca dingin, hujan, serta kelembaban,” tambahnya.

 

Suardi juga mengungkapkan bahwa mulai tahun ini, seluruh puskesmas yang masih menggunakan plafon berbahan gypsum akan diganti dengan material yang lebih kuat. Jika anggaran memungkinkan, pihaknya akan mengganti dengan plafon berbahan PVC yang lebih tahan lama.

 

Sementara itu, Penanggungjawab CV. Kosgoro Muda, Salman, selaku pelaksana proyek, menegaskan bahwa tidak ada masalah struktural pada plafon Puskesmas Kopang.

 

“Yang rusak hanya penutup plafonnya, bukan rangkanya. Penyebabnya adalah baut yang terlepas akibat material gypsum yang tidak tahan lembab. Kami sudah melakukan pengecekan menyeluruh dan tidak ada atap yang bocor atau bermasalah,” kata Salman.

 

Puskesmas Kopang sendiri merupakan bangunan baru yang dibangun dengan anggaran Rp6,2 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan pihak terkait dapat mengevaluasi standar material yang digunakan dalam pembangunan fasilitas kesehatan agar kejadian serupa tidak berulang.

Example 120x600
Example 120x600