Lombok Tengah | Lombok Fokus — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Tengah memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 tahun 2026 dengan menggelar upacara khidmat dan meriah di halaman MAN 1 Lombok Tengah, Jalan Pejanggik No. 05, Tampar Ampar, Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, Sabtu (3/1).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri sebagai Inspektur Upacara. Hadir pula unsur Forkopimda, di antaranya Kejaksaan, Polri, TNI, jajaran instansi vertikal, serta keluarga besar Kemenag Lombok Tengah.
Sebanyak 1.117 peserta yang terdiri dari ASN dan PPPK di lingkungan Kemenag Lombok Tengah mengikuti upacara dengan penuh khidmat. Peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.”
Dalam amanat Menteri Agama RI Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. yang dibacakan Bupati Lombok Tengah, ditegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar tidak adanya konflik, tetapi merupakan energi kebangsaan yang mampu menyatukan perbedaan menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan bangsa.
“Kementerian Agama lahir bukan hanya dari tuntutan sosiologis, tetapi sebagai kebutuhan nyata bangsa yang majemuk. Republik ini dibangun oleh sinergi seluruh elemen bangsa,” demikian kutipan amanat tersebut.
Delapan dekade perjalanan Kementerian Agama disebut telah menegaskan perannya sebagai penjaga nalar keagamaan dalam bingkai kebangsaan. Peran itu kini semakin strategis, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, penguatan kerukunan umat beragama, pemberdayaan ekonomi umat, hingga memastikan agama hadir sebagai solusi atas persoalan bangsa.
Sepanjang tahun 2025, Kemenag juga dinilai berhasil membangun fondasi “Kemenag Berdampak”, salah satunya melalui transformasi digital layanan keagamaan yang semakin transparan, cepat, dan mudah diakses masyarakat.
Selain itu, penguatan ekonomi umat terus dilakukan melalui pemberdayaan pesantren serta optimalisasi dana sosial keagamaan seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, dan dana kebajikan lintas agama, yang turut menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Di bidang pendidikan, madrasah dan perguruan tinggi keagamaan di bawah Kemenag menunjukkan peningkatan kualitas signifikan dan tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua. Inovasi kurikulum serta penguatan sarana dan prasarana menempatkan lembaga pendidikan Kemenag sejajar bahkan melampaui standar pendidikan lainnya.
Menjawab tantangan zaman, khususnya di era Artificial Intelligence (AI) dan dinamika VUCA, ASN Kementerian Agama diharapkan mampu beradaptasi dan mengisi ruang digital dengan konten keagamaan yang moderat, otoritatif, dan mencerahkan.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri dalam sambutannya menekankan pentingnya peran bersama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.
“Pembangunan Lombok Tengah yang terus berkembang ini merupakan hasil kerja sama dan doa seluruh masyarakat. Ke depan, pembangunan ini menjadi tanggung jawab bersama, terutama generasi muda sebagai penerus,” ujarnya.
Ia pun mengajak para pelajar dan generasi muda untuk mempersiapkan diri sejak dini agar mampu mengisi dan melanjutkan pembangunan di Lombok Tengah.
“Selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama. Semoga sinergitas Kemenag Lombok Tengah dengan Pemerintah Daerah terus terjalin dengan baik demi peningkatan kualitas pembangunan dan Indeks Pembangunan Manusia Lombok Tengah,” tutupnya.
Dalam rangkaian peringatan HAB ke-80 ini, panitia juga menyerahkan 80 santunan kepada anak yatim, sesuai dengan usia peringatan Kementerian Agama. Selain itu, diberikan Satya Lencana dari Presiden RI kepada 13 ASN Kemenag Lombok Tengah yang telah mengabdi selama 10 hingga 20 tahun, terdiri dari 10 guru dan 3 Kepala KUA.
Acara juga dirangkaikan dengan pelepasan 23 ASN purna tugas, yang terdiri dari 3 pengawas dan 20 guru di lingkungan Kemenag Lombok Tengah.






