Irwan Julkarnain Terpilih sebagai Ketua PW KAMMI NTB 2024-2026, Yusril Kurniawan Ketua PK KAMMI Tarbiyah UIN Mataram “Beliau adalah Representasi kader KAMMI NTB”
Mataram – Irwan Julkarnain resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2024-2026. Terpilihnya Irwan sebagai nakhoda baru KAMMI NTB ini disambut dengan penuh antusiasme dan harapan oleh seluruh kader KAMMI di wilayah NTB.
Dalam proses pemilihan yang berlangsung secara Musyawarah oleh Tim Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) yang membawa representasi suara dari masing-masing KAMMI Pengurus Daerah di NTB, Irwan berhasil meraih dukungan mayoritas dari para utusan pengurus Daerah KAMMI di NTB. Sosoknya dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk memimpin organisasi mahasiswa ini dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Yusril Kurniawan, Ketua Umum KAMMI Komisariat Tarbiyah UIN Mataram, mengungkapkan keyakinannya terhadap kepemimpinan Irwan. “Akh Irwan Julkarnain adalah representasi ketua yang sangat cocok untuk menakhodai KAMMI NTB dua tahun ke depan. Beliau memiliki visi yang jelas dan integritas yang tinggi dalam memperjuangkan nilai-nilai KAMMI di NTB,” ujar Yusril.
Irwan Julkarnain bukanlah sosok yang asing dalam dunia kepemimpinan. Track record-nya di dunia organisasi sudah terbukti. Pada tahun 2020, Irwan pernah menjabat sebagai Presiden Mahasiswa (Presma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram (UNRAM). Selain itu, pada tahun 2022, ia juga dipercaya menjadi Ketua Umum Pengurus Daerah KAMMI Mataram.
Dengan pengalaman dan rekam jejak yang kuat ini, Irwan diharapkan mampu membawa KAMMI NTB menuju arah yang lebih progresif, memperkuat peran organisasi dalam mengawal isu-isu strategis, serta terus berkontribusi dalam pengembangan mahasiswa dan masyarakat di NTB.
Yusril juga menyampaikan harapannya terhadap KAMMI NTB dibawah kepemimpinan Irwan. “Harapan saya beliau harus terus menjaga integritasnya dan fokus untuk pengembangan KAMMI NTB dalam 2 tahun kedepan. Karena KAMMI NTB saat ini masih banyak hal-hal yang perlu di evaluasi, Ujar Yusril.


