Lombok Tengah, LF|Hujan mulai turun di wilayah Batukliang, Sungai yang ada di Mantang dipenuhi sampah. Pemuda bersama warga turun ke sungai untuk membersihkan sampah upaya mencegah terjadinya penyumbatan.
Dusun Jantuk menyambut baik upaya serius Pemerintah Desa Mantang dalam menangani sampah. Peraturan Desa (Perdes) tentang pengelolaan sampah telah disusun. Dalam waktu dekat akan segera disosialisasikan ke masing-masing dusun.
Tanpa perlu menunggu sosialisasi Perdes sampah, warga dusun Jantuk segera menjemput bola gerakan Zero waste tersebut. Kadus, ketua pemuda, dan masing-masing RT mensosialisasikan pengelolaan sampah. Membuat gerakan terencana dan berkesinambungan untuk menanggulangi sampah.
Salah satu gerakan yang dilakukan yaitu; gerakan bersih saluran irigasi setiap ahad pagi. Gerakan ini telah berjalan dua pekan. Sampah-sampah dikumpulkan dan dipilah menjadi dua kategori. Sampah plastik dan pecah belah serta sampah non plastik. Setelah dipilah dimasukkan ke dalam karung-karung besar.
Begitu pula dengan sampah-sampah rumah tangga. Masing-masing kepala keluarga dibagikan kantong plastik besar sebagai tempat sampah sementara sebelum diangkut oleh petugas. Setiap kepala keluarga membayar Rp. 3000,- sebagai biaya pengangkutan.
Masyarakat dusun Jantuk memanfaatkan bekas rumah potong hewan sebagai tempat penampungan sampah dusun. Di sana semua sampah-sampah dikumpulkan. Sepekan sekali diangkut petugas ke TPA.
Kadus, ketua pemuda, dan ketua RT bahu membahu menyadarkan warga agar menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Kadus Jantuk, dalam keterangannya akan merivitalisasi saluran irigasi yang ada. “Setiap Ahad pagi gerakan bersih kali akan semakin kami galakkan dan konsep penataan sedang digodok ketua pemuda, ” beber Mahdan, Kadus Jantuk. Kamis, (02/01/19)
Ditemui terpisah, ketua pemuda Jantuk, Bambang Siswanto mengatakan, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Desa Mantang. “Kami akan menata saluran irigasi tersebut dengan membuat spot-spot selfie. Membuat kedai kopi maupun gazebo tempat berteduh pengguna jalan. Nantinya semua akan berbahan bambu sesuai konsep _back to nature_ terangnya panjang lebar.
Warga dusun Jantuk berharap dukungan penuh dari pemerintah desa Mantang. Agar program yang dilakukan bisa terealisasi sesuai harapan.


