Lombok Fokus|Mataram – Kemerihan puncak acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMKN 4 Mataram, Sabtu (28/9/2024), kian sempurna dengan digelarnya “Lomba Dulang Penamat”. Hal itu bertujuan untuk melestarikan tradisi turun-temurun masyarakat suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kepala SMKN 4 Mataram melalui panitia maulid, Irwan Jayadi, menyampaikan jika maulid kali ini diisi dengan berbagai kegiatan positif.
“Selain dulang penamat, kami juga mengadakan lomba azan, tahfiz, tartil, dan lomba pidato. Semua ini bertujuan untuk menguatkan semangat religius dan kebersamaan di lingkungan sekolah,” jelasnya.
Dikatakan, peringatan Maulid Nabi SAW Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Mataram, berlangsung selama tiga hari berturut-turut (26 hingga 28 September 2024), diikuti seluruh warga sekolah baik siswa dan guru hingga komite.
“Ini sebagai bentuk penghormatan terhadap kelahiran nabi akhir zaman, sosok teladan bagi umat Islam,” ungkapnya.
Menurutnya, lomba dulang penamat menjadi salah satu daya tarik Maulid Nabi SAW tahun ini, dimana diikuti seluruh siswa kelas X hingga XI yang menghias dulang penamat dengan penuh kreativitas.
“Dulang penamat merupakan tradisi khas yang sarat makna religius. Keikutsertaan para siswa dalam lomba ini, memberikan suasana yang semakin semarak,” ujarnya.
Mengusung tema “Teladani Akhlak Rasulullah sebagai Bekal Menjadi Siswa Berprestasi, Unggul dan Mendunia”, peringatan maulid itu tidak hanya menjadi ajang meningkatkan kreativitas siswa, tapi juga sebagai media menanamkan nilai-nilai luhur, keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Irwan menyebutkan, tak hanya menggelar perlombaan, peringatan maulid juga diisi penampilan seni Islami seperti hadroh dan berbagai kreasi siswa lainnya.
“Kreativitas dan antusiasme para siswa dalam setiap penampilan, menjadi bukti nyata bahwa acara ini berhasil memupuk semangat kebersamaan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islami,” tuturnya.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat menjadikan akhlak Rasulullah, sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di luar sekolah,” tutup Irwan.
Sementara penceramah agama TGH. Ir. H. Mujitahid, memberikan pesan-pesan inspiratif tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah.
“Para siswa harus mencontoh sikap mulia Rasulullah, dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.
Peringatan Maulid Nabi SAW di SMKN 4 Mataram itu, berjalan lancar dan sukses yang menghadirkan suasana penuh makna bagi seluruh yang hadir.(fit)


