Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating

Demi Menikahi Sang Nona, Menjambret Pun Rela

×

Demi Menikahi Sang Nona, Menjambret Pun Rela

Sebarkan artikel ini

Lombok Fokus , Kota Bima – Niat menjadi raja semalam saat dipelaminan nanti, akhirnya berujung sel polisi. Betapa tidak, modal nikah yang kurang dan harus ditambah, pun dengan modal menjambret, bukanlah solusi yang baik.

Begitulah akhir dari cerita yang dialami, AM (23) warga Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima.Ia ditangkap Tim Opsnal Brimob NTB, akibat menjambret dua buah handphone milik korban Defi Afriani.

IKLAN
Example 300x600

Tim Opsnal Brimob NTB, Bripka Ardi Baron Bayu Seno, Selasa (13/7) menjelaskan, AM ditangkap dirumahnya Senin malam kemarin, tanpa perlawanan sama sekali dan mengakui segala perbuatannya.

Penangkapan AM sebutnya, berdasarkan laporan polisi nomor: STTLP/K/157/VII/2021/NTB/polres Bima kota/sektor Rasanae Barat.

Adapun barang bukti yang berhasil di amankan jelas Bayu Seno, sepeda motor scopy dan dua handphone.

Saat diinterogasi kata Bayu Seno, teduga pelaku selain mengakui perbuatan dan menyesalinya, mengakui pula menjabret dengan terpaksa, demi modal nikah yang masih kurang. Sementara jadwalnya dalam waktu tidak terlalu lama lagi.

“Saya terpaksa menjambret demi tambahan modal nikah,”jelas Bayu Seno menceritakan keluh kesah terduga jambret.

Setelah menangkap terduga dan menyita barang bukti, diserahkan ke Mapolsek Rasanae Barat (Rasbar)

“Kami telah menyerahkan terduga pelaku dan barang bukti lainya ke Polsek Rasanae Barat untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,”kata Bayu Seno.

Example 300250
Example 120x600
Example 120x600