Lombok Timur Lombokfokus.com – Debat Publik calon Bupati Lombok Timur pada Pilkada 2024 yangbdi selenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lombok Timur berjalan lancar yang di selenggarakan di Halaman kantor bBupati Lombok Timur pada rabu, 30 Oktober 2024.
Di sesi pertama pada debat publik tersebut, ke lima pasangan calon Bupati Lombok Timur diberikan kesempatan untuk menyampaian visi misi yaang dimulai dari nomor urut satu sampai nomor urut lima.
Dan pada sesi kedua, kelima pasangan calon Bupati Lombok Timur diberikan waktu untuk menjelaskan kembali kedalaman visi-misi mereka secara bergiliran.
Pasangan calon nomor urut satu menjelaskan visi-misi mereka adalah melanjutkan perogram Lotim Berkembang, yaitu dengan memberikan bantuan kepada para pelaku UMKM, IKM, dan juga menaikkan gaji kader, RT, BKD, hingga pengurus masjid.
“Intinya kita akan melanjutkan perogram Sukma yang dulu belum di selesaikan,” jelas Rumaksi.
Pada sekmen selanjutnya, pasangan nomor urut dua terkait Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB) menyoroti banyaknya lahan milik pemerintah Daerah yang pengelolaannya belum efektif dari para investor.
“Kepada para investor akan kita warning mereka, kami akan mengambil langkah tegas, supaya aset kita tidak terlantar dan untuk mempersiapkan Lombok Timur menjadi penyangga pangan nasional,” jelas H Edwin.
Dan untuk lahan-lahan Pemerintah Daerah yang tidak di manfaatkan, masyarakat harus manfaatkan itu,
Masyarakat harus menggarap lahan itu karena jangan sampai lahan itu nganggur.
“Kami juga akan bantu pembebasan lahan, tidak boleh ada lahan yang di anggarkan,” lanjutnya.
Sedangkan untuk pasangan calon nomor urut empat di sekmen selanjutnya menanggapi masalah perekonomian masyarakat, dimana pertanyaan itu mengarah kepada tugas pemerintah Daerah dalam mengendalikan inflasi di suatu daerah.
Kepastian harga akan kami jamin supaya cabai tidak sampai ke keluar daerah, seperti membangun kerjasama dengan para investor, “Banyak hal yang bisa dilakukan, sepertinya yang sudah kami lakukan adalah bekerja sama dengan perusahaan Indofood,” jelas Tanwir.
Sedangkan untuk paslon nomor urut empat pada debat publik itu menyampaikan akan memperhatikan kesejahteraan dan peningkatan kualitas guru, dimana ia akan meningkatkan kualitas para guru dengan memeberikan pelatihan di kampus-kampus yang ada.
“Untuk para guru-guru kita, akan kami perhatikan kesejahteraannya, kualitas guru-guru kita akan kami tingkatkan, untuk keguruan bisa di kampus-kampus yang di bidang keguruan,” jelas Lutfi.
Untuk paslon nomor urut lima, pada debat tersebut menjelaskan visi misi nya dalam lima tahun kedepan adalah peningkatan SDM dan kesehatan, dimana SJP menjelaskan peningkatan SDM kesehatan harus dimulai dari posyandu.
“Peningkatan SDM di bidang kesehatan, kami akan mulai dsri tingkat Posyandu, setelah itu dilanjutkan dengan peningkatan layanan kesehatan,” janji SJP.
“Baru setelah itu kami akan melakukan penambahan untuk Nakes dan pwningkatan doker spesialis kualitas, terutama di lokasi pariwisata, dengan harapan para pelaku pariwisata bisa mendapatkan pelayan kesehatan yang baik,” jelas SJP.
Sebelum acara berakhir, pada sekmen terakhir, kelima pasangan calon Bupati Lombok Timur diberikan waktu 3 menit untuk memberikan closing Statement.


