Mataram, Lombokfokus.com – Diiming-imingi dapat cuan besar di FEC Indonesia membuat salah satu warga Di desa Hiliwalo’o II kabupaten Nias barat rugi besar.
AP (33) mengaku tergiur dan menggadai surat Tanah lalu ikut FEC dengan modal 25 Juta.
Ikut di hari senin dan pada hari sabtu aplikasi FEC sudah tidak bisa ditarik. Bukan untung yang didapat al hasil buntung.
Dia dan adeknya merasa dirugikan, awalnya ia ikut karena diajak sama temannya dan temannya pun ikut rugi.
“Saya sampai gada surat Tanah, sudah seminggu saya gak bisa makan,” ungkapnya saat diwawancarai via Whatapps. Sabtu (9/9/23)
Cerita lain datang dari sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, ia rela menggunakan uang tabungan pendidikan untuk ikut di FEC Indonesia.
“sebagai informasi, saya adalah salah satu korban dr FEC yang berasal dari luar kota mataram dan sekitarnya. saya mendapat group wa ini dr internet karena saya mau mencari pertolongan dan keadilan bagi korban dr penipuan oleg FEC. saya hanya ingin modal saya dapat kembali lagi karena itu untuk tabungan pendidikan anak anak saya pak. saya tidak butuh bonus dari aplikasi tsb, kiranya modal saya dapat kembali lagi. mohon infonya pak, apakah saya diperbolehkan untuk mengisi gform yang diberikan linknya dalam group wa,” tuturnya.
Tak tak harus mengadu kemana hingga mencari informasi dan mengadu ke LBH Indonesia Peduli. (Red)


