Lombok Fokus|Mataram – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram, Senin (18/3/2024), melakukan uji cepat jajan takjil di beberapa titik sentra takjil di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari sekian banyak sampel jajanan yang diuji BBPOM Mataram, 79 sampel dinyatakan memenuhi syarat, namun tiga sampel dinyatakan mengandung boraks.
Kepala BPOM Mataram Yosep Dwi Irwan menjelaskan, pengujian dilakukan terhadap Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Methanil Yellow. Sampling jajanan takjil dilakukan di empat lokasi sentra takjil, yakni di Lapangan Pagutan, Panji Tilar, Tembolak dan di Jl. Majapahit.
“Dalam hasil uji cepat, sebanyak 79 sampel jajan takjil memenuhi syarat, namun ada tiga sampel kerupuk yang ditemukan mengandung boraks,” ungkapnya.
Yosep juga menekankan pentingnya pembinaan kepada pedagang, agar tidak menjual produk yang mengandung bahan berbahaya seperti boraks.


