Lombok Tengah | Lombok Fokus – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (30/1/2026).
Bekerja sama dengan MIM Foundation, PWI NTB menyalurkan sebanyak 340 paket sembako serta 20 pasang sepatu dan sandal kepada 337 warga yang terdampak banjir akibat luapan air yang merendam permukiman warga sepekan lalu. Penyerahan bantuan dipusatkan di Kantor Desa Kabul.
Aksi sosial ini merupakan bagian dari rangkaian Bakti Sosial Hari Pers Nasional (HPN) 2026 tingkat NTB, sekaligus menegaskan peran insan pers tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat saat menghadapi situasi darurat.
Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, memimpin langsung pendistribusian bantuan didampingi Sekretaris PWI NTB Fahrul Mustofa, jajaran pengurus, serta perwakilan MIM Foundation. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Kabul, Sahurim, bersama perangkat desa dan warga terdampak.
Ikliluddin menegaskan, sinergi dengan MIM Foundation dilakukan agar bantuan tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan berbasis data resmi di lapangan.
“Melalui Tim Bansos HPN 2026, kami bergerak berdasarkan data yang valid. Harapannya, bantuan ini benar-benar meringankan beban warga pascabanjir. Selain sembako, kami juga menyalurkan sepatu dan sandal agar aktivitas warga bisa kembali berjalan,” ujar Ikliluddin.
Sementara itu, Kepala Desa Kabul, Sahurim, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian PWI NTB dan MIM Foundation. Menurutnya, bantuan logistik sangat dibutuhkan warga karena aktivitas ekonomi dan akses sempat terganggu akibat banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PWI NTB dan MIM Foundation. Kehadiran langsung rekan-rekan wartawan sangat membantu, baik secara moril maupun materil, bagi 337 warga kami yang terdampak,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Sadimin, Kepala Dusun yang juga menjadi salah satu warga terdampak banjir. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi kebutuhan sehari-hari warga.
“Kami sangat bersyukur. Paket sembako dan alas kaki ini benar-benar membantu kami untuk bertahan dan mulai bangkit setelah banjir,” tutur Sadimin.
Melalui kegiatan ini, PWI NTB berharap semangat kolaborasi antara insan pers dan lembaga filantropi terus terjaga, khususnya dalam merespons persoalan kemanusiaan dan kebencanaan di Nusa Tenggara Barat.






