LombokFokus|Lombok Tengah — Penonton MotoGP Mandalika 2026 diminta ikut menjaga keamanan selama balapan berlangsung. Brimob Polda NTB mengingatkan penonton tidak menerbangkan drone sembarangan, di sekitar area sirkuit.
Imbauan itu disampaikan Dansat Brimob Polda NTB Kombes Pol. Nadi Chaidir, S.I.K., M.H., Kamis (1/10/2026), saat mengecek sejumlah titik dan pos pengamanan Operasi Mandalika Rinjani 2026, dalam rangka cipta kondisi jelang perhelatan MotoGP Mandalika.
“Kita siapkan anti-drone untuk mengantisipasi drone-drone liar. Kita sudah bersurat kepada Kor Brimob untuk meminta perangkat dan tim anti-drone,” ujarnya.
Dikatakan, Brimob menyiapkan perangkat pendeteksi untuk mengantisipasi drone yang masuk ke area terlarang. Penonton diharapkan tidak mencoba menerbangkan drone tanpa izin, karena berpotensi mengganggu jalannya balapan.
“Kalau sudah masuk area, nanti terdeteksi. Anti-drone akan melakukan jamming supaya drone tidak bisa melakukan aktivitas lagi, sehingga tidak mengganggu berjalannya MotoGP,” katanya.
Selain soal drone, Dansat Brimob Polda NTB mengajak penonton mengikuti arahan petugas, selama berada di kawasan sirkuit. Ketertiban penonton ikut membantu pengamanan event yang berlangsung 10-11 Oktober 2026.
“Kami siapkan personel Brimob terlatih untuk menghadapi situasi berintensitas tinggi. Kami juga mengimbau masyarakat yang datang agar mengikuti aturan serta petunjuk petugas di lapangan,” tegasnya.(red)















