Mataram, Lombok Fokus — Ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya menjadi panggung kompetisi balap internasional, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memperkenalkan produk lokal kepada wisatawan dan pasar global.
PT MGPA Nusantara Jaya (MGPA), bagian dari PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), bersama Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) NTB memperkuat kerja sama menghadirkan produk kreatif lokal sebagai bagian dari official merchandise ajang balap yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara MGPA dan GEKRAFS NTB di Pertamina Mandalika International Circuit, Sabtu (22/8). Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari program konsinyasi merchandise lokal pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025.
Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, mengatakan keterlibatan produk kreatif lokal dalam ajang internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat ekonomi penyelenggaraan event bagi masyarakat.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya tentang balapan, tetapi juga bagaimana event ini membuka peluang bagi berbagai sektor untuk tumbuh. Melalui kerja sama dengan GEKRAFS, kami ingin memberikan ruang bagi karya kreatif lokal untuk hadir dalam pengalaman pengunjung sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Ananda.
Dalam kerja sama tersebut, produk kreatif NTB yang telah melalui proses kurasi dan persetujuan desain akan dipasarkan sebagai official merchandise melalui Circuit Store di Pertamina Mandalika International Circuit serta kanal penjualan daring yang dikelola MGPA.
Kehadiran produk lokal tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pengalaman pengunjung. Selain menikmati pertandingan balap kelas dunia, wisatawan juga dapat membawa pulang produk kreatif khas NTB sebagai bagian dari pengalaman berkunjung ke Mandalika.
Ketua DPW GEKRAFS NTB, Yeyen Seprian Rachmat, menyampaikan bahwa event internasional seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia menjadi kesempatan strategis bagi pelaku ekonomi kreatif daerah untuk memperluas pasar.
“Kami menyambut baik keberlanjutan kerja sama bersama MGPA. Pertamina Grand Prix of Indonesia memberikan ruang bagi produk kreatif NTB untuk bertemu langsung dengan wisatawan dan penonton dari berbagai daerah maupun mancanegara,” katanya.
Menurut Yeyen, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong pelaku kreatif NTB menghasilkan produk yang semakin berkualitas dan memiliki daya saing.
Sebagai pengembang dan pengelola kawasan The Mandalika, ITDC bersama entitas dalam ITDC Group terus mendorong penyelenggaraan berbagai event internasional agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi salah satu agenda strategis dalam pengembangan pariwisata berbasis olahraga (sport tourism) sekaligus memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi wisata kelas dunia yang mampu menghadirkan manfaat bagi berbagai sektor ekonomi, termasuk ekonomi kreatif NTB.















