Scroll untuk baca artikel
BeritaNasionalPendidikan

Menteri Pendidikan Hadiri MPLS SMAN 2 Praya, Tinjau Revitalisasi dan Tekankan Pendidikan Karakter

×

Menteri Pendidikan Hadiri MPLS SMAN 2 Praya, Tinjau Revitalisasi dan Tekankan Pendidikan Karakter

Share this article
Kunjungan Mendikdasmen di SMAN 2 Praya. (Dok.LF)

Ikuti Kami di Google News

Dapatkan berita terbaru, tercepat, dan terpercaya dari Lombok Fokus langsung melalui Google News.

Baca di Google News

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Menteri Pendidikan RI Abdul Mu’ti menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 2 Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan motivasi kepada ratusan peserta didik baru sekaligus meninjau progres revitalisasi sekolah yang sedang berlangsung.

 

IKLAN
Example 120x600

Kehadiran Abdul Mu’ti menjadi perhatian tersendiri bagi keluarga besar SMAN 2 Praya. Selain melihat langsung perkembangan pembangunan infrastruktur sekolah, Menteri Pendidikan juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul.

 

Di hadapan para peserta MPLS, Abdul Mu’ti mengatakan masa SMA merupakan awal perjalanan yang akan menentukan masa depan setiap siswa. Namun, menurut dia, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kualitas guru maupun fasilitas sekolah, melainkan oleh kemauan setiap individu untuk terus belajar dan berkembang.

 

“Pendidikan SMA merupakan awal dari perjalanan. Jadi, penentu keberhasilan adalah kalian sendiri,” kata Abdul Mu’ti.

 

Ia mengingatkan para siswa agar tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti bermimpi. Dengan semangat belajar, disiplin, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri, berbagai tantangan dapat dihadapi.

 

“Guru boleh hebat, fasilitas sekolah boleh lengkap, tetapi tanpa kesadaran dari diri sendiri untuk belajar dan berubah menjadi lebih baik, keberhasilan akan sulit diraih,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini mengusung konsep MPLS Ramah, yakni masa pengenalan sekolah yang tidak hanya mengenalkan lingkungan belajar, tetapi juga memperkuat pembentukan karakter peserta didik.

 

Menurut dia, sekolah memiliki tanggung jawab membekali siswa dengan pemahaman mengenai perilaku positif serta berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari menjaga kesehatan, mencegah perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, hingga bahaya judi daring.

 

“Kita tekankan bagaimana anak-anak memiliki perilaku yang baik, menjaga kesehatan, memahami bahaya judi online, penyalahgunaan narkoba, hingga mencegah bullying di lingkungan sekolah,” katanya.

 

Ia berharap seluruh sekolah mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak sehingga peserta didik dapat berkembang secara akademik sekaligus memiliki karakter yang kuat.

 

“Sesuai tema tahun ini, MPLS Ramah, kita dorong sekolah menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak dengan materi-materi penguatan karakter,” ujarnya.

 

Selain berdialog dengan peserta didik, Menteri Pendidikan juga memantau langsung pelaksanaan proyek revitalisasi SMAN 2 Praya. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sehingga mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal.

 

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Praya H. Mustanadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Pendidikan yang dinilainya menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi seluruh warga sekolah.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pendidikan yang telah berkenan hadir memberikan motivasi kepada peserta didik baru. Tentu ini menjadi kebanggaan dan penghargaan bagi SMAN 2 Praya,” katanya.

 

Mustanadi mengatakan selama pelaksanaan MPLS pihak sekolah terus menanamkan budaya positif sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, disiplin, dan kondusif.

 

“Kami terus berupaya memberikan penyadaran kepada siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif. Melalui MPLS, kami memperkenalkan budaya positif agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Ia berharap kunjungan Abdul Mu’ti menjadi dorongan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proyek revitalisasi agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.

 

“Dengan kehadiran Bapak Menteri, kami optimistis proses revitalisasi dapat berjalan profesional dan selesai sesuai target pada akhir tahun ini. Harapannya, fasilitas yang lebih baik akan semakin menunjang lahirnya generasi yang unggul, berkarakter, dan berprestasi,” katanya.

Example 120x600
Example 120x600