Lombok Timur Lombokfokus.com – Memasuki tahun ajaran baru 2025-2026, sebanyak 356 anak terjaring dalam calon siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas SRMA 38 Lombok Timur (Lotim).
Dimana jumlah tersebut di peroleh berdasarkan hasil penjangkauan tim Pendamping Pendamping Keluarga Harapan (PKH) dan Dinas Sosial Lombok Timur ke setiap rumah calon siswa.
”Kami dari sekolah sendiri, hanya menunggu siswa dari hasil penjangkauan yang dilakukan oleh Pendamping PKH dan Dinsos,” ujar Ahmad Apandi, Kepsek SRMA Lombok Timur pada Kamis, 11 Juni 2025.
”Salah satu proses penjangkauan itu, nantinya calon siswa dan orang tua akan di wawancarai oleh pendamping PKH terkait kesiapan siswa untuk tinggal di sekolah dengan sistem Bordiran school,” lanjutnya.
Adapun untuk siswa baru, nantinya akan mengikuti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di gedung SR permanen yang berlokasi di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kebupaten Lombok Utara.
”Dan untuk siswa baru, nantinya akan belajar di gedung RS permanen yang ada di KLU dulu, sambil menunggu proses pembangunan SR permanen yang ada di Lombok Timur,” tutup Apandi.
Ditempat terpisah, Ketua koordinator Pendamping PKH Lombok Timur LB. Saaroni saat di konfirmasi membenarkan jika saat ini masih dalam tahap penjangkauan untuk calon siswa SRSD dan SRMA.
”Bulan ini sampai tanggal 15 besok, kita masih pada tahap penjangkauan untuk calon siswa SRSD dan SRMA, dan nanti penetapannya akan di lakukan oleh BPS yang kemudian akan di buatkan SK oleh masing-masing Pimpinan, SRMA oleh Gubernur, dan SRSD oleh Bupati,” Ujarnya.
Saaroni memastikan, Penjangkauan yang dilakukan timnya akan fokus pada regulasi dari kementrian, “akan kami pastikan, semua tahapan penjangkauan sampai penetapan siswa tidak ada yang di tutupi atau di titip, semuanya sesuai dengan aturan yang berlaku,” Tutup ya.












