Scroll untuk baca artikel
Berita

Herianto Buka Fakta ke Publik, Ungkap Deretan Program Nyata Sari Yuliati untuk Lombok

×

Herianto Buka Fakta ke Publik, Ungkap Deretan Program Nyata Sari Yuliati untuk Lombok

Share this article

MATARAM – Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) NTB, Herianto, akhirnya angkat bicara terkait berbagai opini yang berkembang dan menyudutkan Wakil Ketua DPR RI, Ir. Hj. Sari Yuliati, S.H., M.T. Menurutnya, masyarakat Lombok telah merasakan langsung manfaat nyata dari perjuangan politik Sari Yuliati selama menjadi wakil rakyat di tingkat nasional.

Dalam keterangannya kepada media di Mataram, Jumat (22/5/2026), Herianto menegaskan bahwa anggapan yang menyebut Sari Yuliati tidak memiliki kontribusi nyata untuk NTB merupakan penilaian yang tidak objektif dan mengabaikan fakta di lapangan.

IKLAN
Example 120x600

“Sebagai anak muda asli Lombok, saya merasa perlu berbicara secara jujur dan objektif kepada publik. Karena hari ini masyarakat tidak butuh framing politik ataupun narasi kosong. Masyarakat hanya melihat siapa yang benar-benar bekerja dan manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat,” ungkap Herianto.

Menurutnya, Sari Yuliati bukan hanya hadir sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Golkar dan Bendahara Umum DPP Partai Golkar, tetapi benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat NTB, khususnya Pulau Lombok.

“Kalau kita bicara fakta, sangat banyak program beliau yang langsung dirasakan masyarakat. Jadi jangan sampai opini-opini tertentu menutup mata terhadap kerja nyata yang sudah membantu rakyat kecil,” tegasnya.

Herianto menjelaskan, salah satu program yang paling dirasakan masyarakat adalah Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah. Pada tahun 2026, sekitar 3.700 unit rumah layak huni diperjuangkan untuk NTB dan sekitar 1.400 unit dialokasikan di Pulau Lombok.

“Ini bukan angka kecil. Masyarakat kecil yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni hari ini bisa merasakan rumah yang lebih aman dan layak. Bahkan setiap rumah mendapatkan bantuan sekitar Rp20 juta untuk renovasi,” jelasnya.

Selain sektor perumahan, ia juga menyoroti perjuangan Sari Yuliati dalam program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang menyasar sekitar 12.300 rumah tangga di NTB, termasuk ribuan penerima manfaat di Lombok Timur.

“Bagi masyarakat desa, listrik bukan sekadar penerangan. Tapi ini soal ekonomi keluarga, anak-anak bisa belajar di malam hari, UMKM bisa bergerak, dan kualitas hidup masyarakat meningkat,” katanya.

Dalam bidang pendidikan, Herianto menyebut ribuan pelajar di Pulau Lombok juga merasakan manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperjuangkan Sari Yuliati.

“Data yang kami lihat, ada sekitar 2.294 beasiswa PIP untuk 99 sekolah di Pulau Lombok yang berhasil diperjuangkan. Ini sangat membantu anak-anak dari keluarga sederhana agar tetap bisa sekolah,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Herianto juga menilai perhatian Sari Yuliati terhadap guru madrasah dan guru swasta sangat besar. Menurutnya, aspirasi guru-guru swasta di NTB terkait PPPK dan kesejahteraan turut dikawal langsung di tingkat pusat.

“Beliau juga memperjuangkan madrasah, pondok pesantren, rehabilitasi masjid, sampai bantuan sarana pendidikan keagamaan. Karena beliau memahami Lombok bukan hanya daerah wisata, tetapi juga daerah religius yang membutuhkan perhatian terhadap pendidikan moral dan spiritual generasi muda,” lanjutnya.

Di sektor kebutuhan dasar masyarakat, Herianto menyebut program SANIMAS dan PAMSIMAS untuk sanitasi dan air bersih menjadi salah satu bentuk perhatian nyata terhadap desa-desa yang mengalami keterbatasan akses air bersih.

“Beliau juga ikut memperjuangkan irigasi pertanian, sumur bor, pengairan desa, hingga pembangunan jalan melalui program PISEW. Karena sebagian besar masyarakat Lombok hidup dari sektor pertanian dan pedesaan,” katanya.

Menurut Herianto, pembangunan infrastruktur desa tersebut sangat membantu membuka akses ekonomi masyarakat dan memperlancar distribusi hasil pertanian warga.

Sebagai Ketua AMPG NTB, Herianto juga mengaku merasakan langsung perhatian Sari Yuliati terhadap regenerasi kepemimpinan anak muda di NTB.

“Saya pribadi merasakan bagaimana beliau memberi ruang, dukungan, dan kepercayaan kepada anak muda NTB untuk tumbuh dan belajar mengabdi kepada masyarakat. Ini menandakan beliau bukan hanya memikirkan politik hari ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan NTB,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk menilai seseorang berdasarkan kerja nyata dan manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan hanya berdasarkan opini di media sosial.

“Karena politik sejatinya bukan tentang siapa yang paling keras berbicara, tetapi siapa yang paling nyata manfaatnya untuk rakyat. Dan masyarakat Lombok hari ini sudah bisa menilai sendiri siapa yang benar-benar bekerja untuk daerah,” tutup Herianto.

Example 120x600
Example 120x600