Lombok Tengah | Lombok Fokus – Water Bender Show Season 7 sukses digelar dengan menampilkan pertunjukan yang spektakuler dan sarat nilai edukatif. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah ini mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah.
Water Bender Show merupakan ajang unjuk bakat sekaligus uji publik bagi para siswa dan siswi Water Bender English Course setelah mengikuti proses pembelajaran selama dua bulan. Beragam penampilan kreatif ditampilkan, mulai dari drama berbahasa Inggris, storytelling, hingga public speaking yang mendapat tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.
Ketua LK Dynamic Education Centre sekaligus pengelola Water Bender English Course, Mr. Denny Satriawan, M.Pd., Gr, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi kemampuan peserta didik sekaligus sarana membangun keberanian dan kepercayaan diri siswa.
“Water Bender Show bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga panggung pembuktian hasil belajar anak-anak selama dua bulan. Mereka dilatih untuk berani tampil dan menggunakan bahasa Inggris secara nyata di depan publik,” ujarnya Minggu, 25 Januari 2026.
Ia menambahkan, konsistensi pelaksanaan hingga Season 7 menjadi bentuk komitmen Water Bender dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di bidang penguasaan bahasa asing sejak usia dini.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Dr. Muhammad Nazim, M.Pd, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembelajaran bahasa Inggris bagi anak-anak sejak dini.
“Bahasa Inggris saat ini bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Anak-anak harus dibekali sejak usia dini agar memiliki kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi tantangan global di masa depan,” ungkapnya.
Menurutnya, pembelajaran bahasa Inggris yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan seperti yang diterapkan Water Bender English Course sangat efektif dalam menumbuhkan minat belajar anak-anak.
“Melalui pendekatan nonformal yang inovatif, anak-anak belajar tanpa tekanan. Mereka tidak hanya memahami bahasa, tetapi juga belajar berkomunikasi, berpikir kritis, dan berani tampil di depan umum,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi peran lembaga pendidikan nonformal yang dinilai mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Lombok Tengah.
Dengan terselenggaranya Water Bender Show Season 7 ini, diharapkan semangat belajar bahasa Inggris di kalangan anak-anak semakin meningkat, serta mampu melahirkan generasi muda Lombok Tengah yang kompetitif dan berdaya saing global.






