LombokFokus|Lobar — Pemerintah Desa Sesela menggelar dialog bertema perlindungan perempuan buruh migran. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sesela, Rabu (10/12/2025), turut dihadiri dan dipantau Bhabinkamtibmas Desa Sesela, Bripka Mujahib, untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Dialog digelar dengan menggandeng Solidaritas Perempuan (SP) Mataram sebagai narasumber, mengusung tema “Menginisiasi Langkah Tindak Lanjut Pemerintah Desa untuk Memperkuat Sistem Perlindungan Perempuan Buruh Migran dalam Kebijakan dan Program Desa”.
Acara dimulai pukul 09.00 Wita dan dibuka Sekdes Sesela Saepul Bahri, mewakili Kepala Desa yang berhalangan hadir.
“Kami berterima kasih kepada Solidaritas Perempuan Mataram, yang sudah mempercayai Desa Sesela menjadi tuan rumah dialog ini. Semoga peserta bisa menyimak dan memetik banyak manfaat,” ujar Saepul Bahri.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan SP Mataram Siti Astuti, para kepala dusun se-Desa Sesela, serta Kaur Pembangunan Desa Sesela Lutfi Khobir, S.Pd.I.
Dalam penyampaiannya, perwakilan Solidaritas Perempuan Mataram mendorong agar Pemerintah Desa Sesela, membuat Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur pendataan dan perlindungan warga, yang akan bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).
“Pendataan yang baik penting, agar jika terjadi masalah di luar negeri, pemerintah desa bisa cepat mengurai dan membantu penyelesaiannya. Sosialisasi soal prosedur menjadi PMI juga harus diperkuat,” jelasnya.
Dialog semakin menarik saat sesi tanya jawab. Sejumlah kepala dusun menyampaikan pengalaman warganya yang bekerja di luar negeri, mulai dari persoalan keluarga hingga kasus warga yang pulang tanpa membawa hasil (materi).
Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pemerintah Desa Sesela dan SP Mataram. Menurutnya, edukasi seperti itu menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya kerentanan terhadap perempuan buruh migran.
“Polsek Gunungsari selalu mendukung kegiatan yang memperkuat pengetahuan dan perlindungan masyarakat. Kami pastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tegas Kapolsek.
Acara itu diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara desa, masyarakat, dan aparat keamanan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, serta sistem perlindungan yang lebih kuat bagi perempuan buruh migran di Sesela.(djr)












