LOMBOK TENGAH – Sebanyak 303 putra-putri Lombok Tengah dipercaya menjadi marshal dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika pada 9–11 Oktober 2026. Keterlibatan ratusan warga lokal ini menunjukkan besarnya peran sumber daya manusia (SDM) Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.
Dari total 400 marshal yang bertugas, warga Lombok Tengah menjadi kelompok dengan jumlah terbanyak. Seluruh marshal yang terlibat dalam ajang balap motor internasional tersebut berasal dari berbagai kabupaten dan kota di NTB.
Keterlibatan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lombok Tengah sekaligus memperlihatkan peluang bagi putra-putri daerah untuk mengambil bagian dalam penyelenggaraan olahraga kelas dunia.
303 Marshal Berasal dari Lombok Tengah
Selain 303 marshal dari Lombok Tengah, petugas lainnya berasal dari sejumlah daerah di NTB. Rinciannya, 51 orang dari Kota Mataram, 22 orang dari Lombok Barat, 18 orang dari Lombok Timur, tiga orang dari Dompu, serta masing-masing satu orang dari Kabupaten Bima, Lombok Utara, dan Sumbawa.
Komposisi tersebut memperlihatkan keterlibatan tenaga lokal dari berbagai wilayah NTB dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.
Para marshal memiliki peran penting dalam mendukung operasional balapan di sirkuit. Karena itu, kesiapan personel menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ajang balap motor internasional tersebut.
Marshal MotoGP Mandalika Jalani Pelatihan Intensif
Kepercayaan kepada ratusan marshal lokal tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan sebelum balapan berlangsung. Para marshal telah menjalani serangkaian pelatihan intensif untuk mempersiapkan diri menjalankan tugas selama MotoGP Mandalika 2026.
Persiapan tersebut menjadi bagian penting untuk mendukung penyelenggaraan balapan yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah.
Keterlibatan 303 warga Lombok Tengah juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa masyarakat lokal dapat mengambil peran langsung dalam mendukung agenda olahraga bertaraf internasional.
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Ruang Keterlibatan SDM Lokal
Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga internasional, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi masyarakat NTB. Keterlibatan 400 marshal yang seluruhnya berasal dari daerah setempat menunjukkan kontribusi tenaga lokal dalam mendukung kegiatan berskala dunia.
Dengan jumlah 303 orang, marshal asal Lombok Tengah menjadi bagian terbesar dari keseluruhan personel yang bertugas. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas SDM lokal dalam mendukung penyelenggaraan berbagai agenda internasional di daerah.
Keterlibatan putra-putri Lombok Tengah diharapkan menjadi pengalaman berharga dalam membangun keterampilan, kedisiplinan, dan kesiapan masyarakat lokal untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan berskala internasional.
MotoGP Mandalika 2026 pun menjadi panggung bagi masyarakat NTB untuk menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung salah satu ajang balap motor paling bergengsi di dunia.















